Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘konsumen’ Category

Saya kok makin geram ya dengan kondisi Kota Jakarta yang semakin kotor dan macet! di jalan protokol di jalan tikus  apalagi di pasar, terminal…. kotor dan macet seolah jadi budaya Jakarta. Malu bila kita bandingkan dengan kota-kota besar di negara-negara lain, jakarta semakin tertinggal.

Kemana para aparat pemda ? apakah mereka tutup mata dan telinga ? banyak hal yang bisa dilakukan tetapi mereka seperti tidak melakukan apa-apa…. Padahal bang Foke dan aparatnya cukup fokus kerjakan masalah macet dan banjir ! berhasil dalam 2 hal ini, bang foke akan dikenang dan diapresiasi luar biasa.

Masalah transportasi massal untuk mengurangi kemacetan, tak kunjung tuntas…. Bolak balik uji kelayakan dan proses tender…… waktunya juga lambaatt… sekali. Pembangunan sarana jalan tol dan non tol….. tidak ada ketegasan, keputusan maju mundur dan sangat lambat……semua keputusan tergantung untung rugi bagi para pejabat terkait, bukan kepentingan masyarakat yang didahulukan. lihat tulisan terdahulu

Namun diluar proyek-proyek trilyunan itu, sebenarnya banyak hal yang masih bisa dilakukan dalam meningkatkan kemampuan mikro manajemen para aparatnya Bang Foke.   Apakah tidak bisa digerakkan oleh bang Foke agar para walikota, para camat dan bahkan lurah untuk membuat daerahnya bebas kesemrawutan. Saat ini rasanya, kalau di terminal dan pasar…. kotor ,semrawut … itu lumrah…..

Kalau saya jadi bang Foke, saya akan start agar setiap walikota secara terencana membuat sasaran kelurahan/kecamatan bebas kesemrawutan. Misalnya saja  dengan pendisiplinan perilaku angkutan umum dan masyarakat di terminal, halte, pasar dan pusat keramaian lainnya.

Contohnya di prapatan pasar rebo (dekat kampung rambutan) jakarta timur. Jalan layang, tol, lebar jalan sudah memadai… tetapi kesemrawutan tetap terjadi…tidak ada konsistensi penerapan kedisiplinan para pengemudi angkutan umum dan pedagang kaki lima serta masyarakat sekitar.  Sesekali razia…. hanya sesaat terlihat bersih….rapih…tertib.. namun setelah itu… kembali semrawut. Dan Aparat masa bodoh dengan fenomena ini !

Banyak simpul-simpul kemacetan akibat menyempitnya lajur jalan… contoh jalan raya cakung dua titik simpul kemacetan karena penyempitan jalan yang hanya tinggal 50 meteran tetap tidak dituntaskan bertahun-tahun lamanya… dan hingga kini belum jelas kapan hal ini diselesaikan.

Tentunya para pembaca punya banyak contoh dimana seharusnya pemda setempat bisa melkaukan sesuatu untuk mengatasi kesemrawutan….

Bang Foke… jangan sibuk dengan acara seremonial….. jangan sibuk dengan rapat-rapat tender yang sarat kepentingan…..lakukan sesuatu keputusan dan langkah nyata di lapangan !

Bang Foke kerja lebih keras dan nyata dong !

Read Full Post »

Sepuluh Ribu Rupiah Sampe Singapura

Saya orang yang rada malas hunting tiket promo karena kurang sabar dan tekun, rada khawatir karena skedul berangkat biasanya masih setahun ke depan, khawatir juga dengan keamanan penerbangannya….ditambah lagi….dikantor saya, akses ke layanan promo spt itu ditutup, dan segudang alasan lainnya….. pokoknya nggak pernah nyoba tiket promo….males aja !

Hingga suatu hari minggu pagi, saya baca koran dan melihat promo besar 1 halaman bisa pergi ke Singapura dengan 10 ribu saja, pemesanan hanya berlaku hari ini ! penasaran…..dan kebetulan ada waktu dan mood lagi bagus… saya buka internet…lihat promo tsb….eh ternyata dalam waktu setengah jam saya sudah mendapatkan tiket murah tersebut untuk saya ,istri dan anak saya.

“Beneran tuh sepuluh ribu ?” Begitu selalu pertanyaan yang diajukan ke saya saat saya menceritakan pengalaman ini.

Hehehe…. Enggak sih…. Ada tambahannya….  Tapi tambahannya tidak sampai Rp. 200.000,- (dua ratus ribu rupiah) dan hanya sekali jalan…..! tetep murah kan ! Total uang yang saya keluarkan PP Singapura- Cengkareng 3 orang, adalah 1,8 juta ! jadi 1 orang sekitar 600 ribu rupiah PP. Saya mendapatkan tgl keberangkatan 1 bulan dari tgl pemesanan saya (tidak terlalu jauh waktunya jadi bisa lebih mudah merencanakannya), sayapun dengan mudah memilih tgl yang ada tgl merah di tengah minggu, sehingga cuti kantor tdk lama.

Ke Singapura lebih murah daripada ke bali, ke padang, ke medan ataupun daerah lain di dalam negeri, siapa yg tidak tergoda!!!.  Alhamdulillah juga saya masih diberi rizki sehingga adalah uang sejumlah itu. Maka, liburan tanpa rencana pun terjadi. Sayang anak saya yg di Fakultas Kedokteran belum bisa bolos, maka pergilah kami bertiga ke singapura ! Maaf ya reza (anak saya yang di FK), sayang dong melewatkan promo ini hehehe….

Singapura makin ok, Bagaimana Jakarta ?

Memilih Singapura buat berlibur lagi ?  Tadinya juga keluarga saya menolak, ngapain ke singapura lagi, “mending ketempat lain yg belum pernah, sayang waktu dan uangnya” kata mereka.  Tapi ya…., keterbatasan hari libur, waktu cuti, anak sekolah, dan tentu juga dana…membuat negara terdekat menjadi alternatif yang dipilih. “Mau pergi atau nggak ? ” begitu ancam saya hehehe…. Akhirnya kami sepakat pergi ke Singapura kembali, ya tujuan kita ingin coba universal studio suatu destinasi baru bagi turis di singapura.

Dan ternyata, setelah sampai disana… kami pun terkagum-kagum lagi dengan perkembangan negri singa itu… khususnya sarana dan fasilitas bagi para turis.  Dalam waktu 2 tahun (terakhir saya kesana) sudah banyak perubahan.  Singapura, negara kecil itu (sekitar seluas Jakarta mungkin ya), tidak pernah berhenti mempersolek dirinya….

Mulai dari jalur MRT yang terus ditambah sehingga semua tempat pariwisata terjangkau melalui MRT. Stasiun MRT yang terus mempercantik dirinya… dihubungkan dibawah tanah dengan berbagai hotel2 dan mall….sangat nyaman. Apalagi bila kita berada di stasiun penghubung antar jalur (stasiun besar), anak saya berkata: “…stasiun kereta nya sekarang lebih keren dari cengkareng ya Yah”

Kekaguman lainnya, Singapura dengan jumlah turis jauh di atas Indonesia, masih terus berusaha untuk meningkatkan daya tariknya. Selain universal studio yang berkelas dunia, kawasan Marina Bay Sands…. adalah destinasi baru yg membuat singapura layak dikunjungi lagi.  Singapura terus melakukan inovasi menghasilkan produk-produk turisme baru……

Bagaimana dengan Jakarta ?

Mengenai transportasi massal misalnya, Busway yang awalnya menjanjikan… sama bang Foke diterlantarkan selama 2 tahun…., jalur tidak bertambah, jumlah bis yg beroperasi terbatas, SPBU gas terbatas, dan segudang masalah lainnya. Busway masih belum nyaman….Ayo dong bang Foke lengkapi jalur, jml bis dan benahi stasiun, halte & manajemen busway…..

MRT satu jalur saja tidak selesai2…. Itupun banyak diprotes.. yang katanya terlalu mahal, tidak menguntungkan, tidak layak, dll…saya heran kalau MRT dikatakan tidak layak… kok semua negara maju terus menambah jalurnya….Ribuan bahkan jutaan orang termobilisasi oleh MRT di bawah tanah, membuat jalanan di atas menjadi tidak macet, kualitas udara membaik, waktu bisa lebih tepat dan terencana…..semua dibuat nyaman baik di jalan maupun di bawah tanah….

Para LSM, pejabat dan anggota DPR itu…yang sering berkomentar..ini itu “…kalau ke LN mereka pernah naik MRT nggak ya ?” begitu kata anak saya.  Coba bayangkan bila jakarta semua mall, pusat bisnis, mesium/tempat bersejarah, tempat wisata lainnya seperti taman mini, ancol, ragunan, monas, dll terhubung oleh MRT.. … pasti jakarta bebas macet dan jumlah turis bukan tidak mungkin melampaui singapura (baru Jakarta ya bukan Indonesia – ngimpi kali ye).

Saya yakin para pejabat itu mengerti permasalahan… namun sepanjang kebijakan/keputusan tsb tidak bermanfaat untuk dirinya ……nanti dulu !!!!!….. Oh….mengapa mengukur baik buruk hanya dari kepentingan dirinya sendiri ya….…bukan kepentingan masyarakat banyak…..

Ayo bangkit Indonesia ku…!!

Read Full Post »

SBY, Menteri Lingkungan & Menteri  Perumahan secara bersama-sama  menghentikan pembukaan lahan baru bagi pengembang perumahan di seluruh P. Jawa.  Keputusan ini dibuat untuk menghentikan peningkatan kerusakan lingkungan yang sudah sangat memprihatinkan.

Kalimat tersebut tentu saja hanya angan-angan dan harapan saya dan juga mungkin sebagian besar pencinta lingkungan.  Mungkinkah terjadi ? Tentunya masih sangat memungkinkan bila Presiden punya ketegasan, punya semangat untuk melakukan keputusan terobosan (bukan cari aman dan popularitas) disamping tentu saja  punya visi yang kuat tentang penyelamatan dan perbaikan lingkungan.

Anda tahu seberapa parah kerusakan pulau Jawa ?

–          Pada akhir tahun 1980-an, tutupan hutan alam di Jawa hanya tinggal 0,97 juta hektar atau 7 persen dari luas total Pulau Jawa.

–          Pulau Jawa sejak tahun 1995 telah mengalami defisit air sebanyak 32,3 miliar meter kubik setiap tahunnya.

–          Sebagian besar DAS di Jawa kondisinya kritis akibat kerusakan lingkungan pada hulu dan hilir.

–          saat ini di Jawa terdapat 141 DAS. Dari jumlah tersebut tercatat ada 116 DAS yang kritis. Bahkan 16 DAS masuk dalam aktegori kritis 1 alias sangat kritis

–          Dan masih banyak lagi data kerusakan lingkungan….

Kalau kita berjalan dari jakarta ke bogor, terus terjadi pengembangan lahan untuk perumahan, tengok mulai dari cililitan sampai cibubur, cileungsi, sekarang cikeas juga, cibinong, hingga sentul dan terus hingga mega mendung, cisarua, cipanas dan cianjur…

Kalau kita berjalan ke arah cikampek… juga demikian, mulai dari pondok gede perumahan sambung-menyambung sampai bekasi, cibitung, cikarang, kerawang… kalau diteruskan… nggak ada lagi lahan hijau.

Andaikata saya menjadi SBY :

  • Saya akan panggil menteri perumahan, menteri lingkungan untuk tidak lagi memberikan izin bagi pengembang membuka lahan perumahan kecil-kecil tradisonal, untuk menyelamatkan P Jawa.
  • Untuk perumahan kecil harus dibangun vertikal.  Bangunan vertikal, hemat lahan hijau.  Bila membangun perumahan biasa (non vertikal), harus dengan proporsi minimal 30 % bangunan dan 70% lahan hijau, buatlah harga yang mahal…. Hingga hanya orang kaya yang mampu beli rumah non vertikal dan ia diberi beban untuk menyelamatkan lingkungan……

Perumahan vertikal selain menghemat lahan, juga menghemat sarana transportasi dan perhubungan, rumah tidak dibangun di daerah terpencil jauh seperti sekarang ini yang merusak daerah aliran sungai, atau daerah serapan air lainnya.  Rumah sederhana selain lokasi terpencil, sarana jalan minim… menimbulkan kekumuhan.  Akibatnya sulit dan mahalnya biaya distribusi dan transpotasi….menjadi beban ekonomi baru….

Ingin rasanya menikmati P Jawa dengan hutan alami dan kebun yang hijau… kekumuhan hilang, jalan-jalan halus dan rapih…. dengan kerindangan dikiri kanan……

hmm….. anda setuju ? atau siapa bisa menyempurnakan mimpi ini……..

Pak SBY jangan lagi sibuk dengan jargon-jargon, jangan lagi sibuk dengan pencitraan … ayo buat langkah nyata dengan keputusan tegas…. inovatif…..

Read Full Post »

Pernahkah anda memperhatikan saat mengisi bensin, lalu kran slang bensin yang dipegang oleh petugas berhenti-berhenti mengeluarkan bensin ?

Terus terang saya penasaran, sering sekali hal ini terjadi,  khususnya di awal pengisian, setelah petugas menyatakan “Dari nol ya pak !!”

Setelah kalimat “dari nol ya pak” meluncur dari mulut petugas…..lalu mulailah mengalir deras bensin dari slang tersebut ke tangki mobil kita, dan sekejap bunyi klek-klek……si slang tersebut tiba-tiba berhenti mengeluarkan bensin (penguncinya jatuh ke bawah)… dan secepat kilat sang petugas menaikkan lagi penguncinya untuk mengalirkan kembali bensin dari slang…..

Kadang ini terjadi berkali-kali dalam waktu berdekatan, sebelum akhirnya mereka “menguasai keadaan” dan akhirnya slang tersebut nggak ngadat lagi sampai akhir pengisian.

Ketentuan pengisian harus dari nol, tentu saja menjadi sia-sia karena setelah stop berkali-kali….. mereka meneruskan pengisian tanpa mengulang dari nol !

Apakah ini upaya mereka untuk “mencuri” hak kita sepersekian liter ? Siapa yang dapat menjelaskan fenomena pengisian bensin ini ? kalau ternyata kekhawatiran saya ini benar, praktek ini harus diberantas…..kalau ternyata bukan… mengapa kok jadi kebiasaan ? dan menurut saya ini kebiasaan yang aneh…..

Salam,

Read Full Post »

Awalnya saya tidak tahu, kalaupun tahu…. pasti tidak percaya akan angkernya toll JORR.  Maklum saya dan istri seminggu 2-3 kali dimalam hari melewati Toll JORR  dan tidak pernah ada kejadian apa-apa….

Tapi sungguh…. kejadian malam itu (Rabu malam minggu keempat Maret 2010 sekitar pukul 21.00) hingga saat ini saya tidak habis pikir…. apa yang menyebabkan hal itu terjadi…..

Cerita lengkapnya sbb :

Malam itu saya mengendarai kendaraan sedan altis lama (thn 2006), dan istri saya duduk disamping saya. Tidak ada yang istimewa, kita ngobrol ringan di dalam mobil, dan badan terasa segar karena baru saja kami fitness bersama di Celebrity Fitness Pondok Indah Mall.

Rute pulang tentu saja melalui JORR karena rumah kami di Jati Asih. Udara cukup enak, tidak ada bekas hujan sehingga jalan tidak licin, anginpun tidak besar….. semua berjalan normal layaknya malam yang cerah….

Kepadatan lalu lintas pun normal, tidak sepi … tidak juga ramai. Kami berjalan di jalur paling kanan dengan kecepatan 80-90 km/jam, cukup santai.  Saat mendekati daerah pasar minggu kami melihat di jalur tengah (sebelah kiri agak didepan) sebuah ambulance berjalan lebih lambat.

Kamipun dalam sekejap akan melalui ambulance tersebut….. namun saat kami lebih mendekati ambulance tsb…. tiba-tiba mobil saya bergoyang dan selanjutnya seperti terlempar ke sebelah kanan dan hampir saja menabrak baja pemisah jalur di tengah…

Mobil kami tiba-tiba terpelanting ke kiri dan kekanan dengan bunyi berdecit-decit…. oleng kanan kiri…. hampir menabrak ambulance lalu kekanan hampir menabrak jalur pemisah kembali… begitu seterusnya hingga minimal 3 kali kiri kanan dengan suara berdecit-decit…

Istri saya yang duduk di sebelah saya berteriak-teriak  “allahu akbar… ayah..ayah……astaghfirullah ….dll” sambil menangis… sementara saya bergulat untuk mengendalikan mobil yang tiba-tiba sangat sulit dikendalikan….saya fikir ban depan saya kempes karena betul-betul tidak dapat dikendalikan….

Dalam benak saya…. hancurlah… ini mobil….. dan kita tak mungkin selamat….. terbayang anak-anak yang menanti dirumah……dalam kekalutan saya mohon perlindungan dari yang maha Pencipta dan dijauhkan dari mara bahaya..ini….

Aneh bin ajaib…. tidak berapa lama saya pun mampu mengendalikan mobil saya….. dan akhirnya mobil saya dapat berjalan normal lagi…. namun kecepatan saya kurangi hingga  40-60 km/jam. Mungkin kalau bukan sedan… sudah terguling dan terlempar ke luar jalur….

Sementara istri masih menangis dan tidak percaya akan apa yang kita alami, kami pun berangsur tenang… kecepatan mobil akhirnya saya tingkatkan lagi menjadi 60-70km /jam, dan ambulance di samping akhirnya kami lalui.

Namun saat kami sampai di sekitar kampung rambutan, kami bertemu lagi dengan ambulance yang sangat mirip ….Istri saya yang masih ketakutan kembali kaget melihat ambulance yang sama (sebenarnya mungkin mirip) tiba-tiba di depan kita lagi….beruntung akhirnya ambulance tsb melaju ke arah cililitan, sementara kami terus ke arah jati asih

Istri saya berulang mengucap syukur atas lindungan yang telah diberikanNya, sehingga kami terhindar dari kecelakaan maut.

Sampai di rumah kami langsung sholat dan mengucap syukur atas terhindarnya dari kecelakaan maut.  Kemudian kejadian ini kami sampaikan pada kerabat dan kawan…… dan menurut mereka daerah tersebut memang angker…

Beberapa hari sebelum kejadian saya tsb… ada sebuah mobil melompat dari jalan tol dan terlempar ke pinggir sungai …., kecelakaan memang kerap terjadi di sana….disana memnag angker … begitu kata kerabat dan rekan-rekan saya…..

Keanehan lainnya, mobil-mobil yang berada di belakang saya saat saya berakrobat kiri dan kanan….. seperti tidak melihat apa-apa….., merekapun tidak terlihat menurunkan kecepatan..atau… menghindari dari gerakan brutal mobil saya. .

Saat mereka mendahului kami setelah kejadian tsb…… mereka acuh saja….saya jadi berfikir apakah mereka melihat kami berakrobat kiri kanan posisi miring dlsb…. atau hanya kami saja yang mengalami sementara yang lain tidak melihat ???? saya tidak tahu…

Hingga saat ini saya tidak habis pikir apa yang menyebabkan mobil saya tiba-tiba seperti terseret ke ambulance lalu terlempar ke kanan ngesot kesamping dlsb…..saya tidak mengantuk…. jalanan tidak licin….. konsentrasi saya pun penuh saat mengemudi…tidak ada gangguan apapun….

Saya sendiri tidak tahu apakah Tol JORR tsb  memang benar angker atau memang kondisi di sana yang rawan kecelakaan….. yang jelas … harap ekstra hati-hati saja saat berkendara di jalan tsb karena banyaknya kecelakaan disana.

Adakah rekan-rekan pernah mendengar angkernya Toll JORR atau pernah mengalami seperti saya ?????

Read Full Post »

Rencana berlibur bersama teman dan keluarga di rentetan tanggal merah ini (20-21 maret) menjadi berantakan karena 10 tiket rekan saya dan keluarganya yang menggunakan Adam Air .. dibatalkan !  “Onde … mande ….. ranah minang nan elok manangih mananti tamu yang tak jadi datang” , tiket pengganti harganya meningkat 120% !

Beruntung sebagian tiket …. termasuk keluarga saya menggunakan maskapai penerbangan lainnya….. tapi kebersamaan menjadi berkurang karena 4 orang batal ikut karena tidak mendapatkan tiket pengganti …..

Wah..wah…. bisa dibayangkan dong akomodasi yang dirancang selama disana pun jadi berantakan  …… Hal ini terjadi semata-mata karena maskapai ini telah semena-mena menghentikan operasinya tanpa mengindahkan kepentingan konsumennya ! Pemerintah juga kok tidak mau pusing dengan kerugian konsumen ya ??

Dalih apapun seharusnya manajemen  tetap berkewajiban menyelesaikan tanggungjawabnya….  bukan hanya mengembalikan uang ….tapi ini  ………………   ………………….Indonesia Bung ! (silahkan intepretasikan sendiri maksudnya hehe … )

Note : BERITA TERAKHIR…DARI DEP PERHUBUNGAN, ADAM AIR DILARANG MENERBANGKAN SEMUA PESAWATNYA SEJAK RABU 19/3’08 KARENA DITEMUKAN BEBERAPA KELEMAHAN YANG MEMBAHAYAKAN KESELAMATAN PENERBANGAN……. Pelarangan ini merupakan hasil audit penerbangan, jadi tidak terkait dengan kemelut investasi !  (Kompas, 19 maret)

Read Full Post »

Kelas international di SMA Negeri mengikutkan anak-anak menempuh ujian O-level dan A-level.  Bila lulus dengan O-level (umumnya pertengahan kelas XI) maka siswa bisa  melanjutkan ke A level.  Sertifikat O-level sebenarnya sudah bisa dimanfaatkan untuk melanjutkan program ke S1 tetapi melalui jalur diploma sekitar 1,5-2 tahun, dan masih memungkinkan melanjutkan ke jenjang S1 sekitar 2-3 tahun lagi.

Yang mengherankan…. A level diluar negeri bisa ditempuh dalam waktu 8 bulan saja karena sudah fokus pada jurusan di universitas atau college yang dituju.  Sementara kalau di Indonesia, anak-anak harus menempuhnya sekitar 1,5-2 tahun… beban ini menjadi berat karena siswa selain 5 mata ajaran khusus kelas international (Bhs Inggris, matematik, fisika, kimia, biologi) juga masih harus menempuh mata ajaran nasional yang jumlahnya seabrek……

Kelas international di Indonesiapun dituntut untuk ikut juga ujian nasional …. sebuah beban berganda … !

Padahal sertifikat cambrige (0-level dan A-level) diakui oleh dunia…. sehingga siswa bisa dengan mudah melanjutkan ke jenjang diploma atau S1.  Tetapi jika siswa kelas international SMA negeri karena sesuatu hal ingin melanjutkan ke PTN, maka sertifikat cambrige tsb tidak berlaku, siswa dituntut untuk ikut Ujian nasional …..  Apakah mutu PTN lebih hebat dari sekolah-sekolah ternama di luar negeri ?

berikut komentar salah satu murid berprestasi di kelas international ….

reccarebellion // Februari 22, 2008 at 4:30 pm (edit)

a ya setuju. Keanehan lain d Indonesia, sertifikat yg diakui internasional tdk mau (belum lah) diakui. Seperti ujian dari Indonesia itu tdk setaraf dgn A-level saja.. Jangan2 mereka mengganggap ujian Indo lebih bermutu?
Kalau menurut saya lebih bagus tes dari cambridge karena soal-soalnya bkn hny teori semata seperti di Indonesia, namun mengajak berpikir untuk aplikasi.. =)

Sepertinya Pemerintah / Dikmenti masih bingung dan belum siap dengan program kelas international ini….. anak-anak dan tentu saja orangtuanya juga menjadi korban ketidaksiapan konsep kelas international ini …….

Read Full Post »

Older Posts »