Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘Opini’

Baru saja saya menyinggung orang.. saya bingung kok jadi tersinggung ? maksud saya kan nggak mau menyinggung…. tapi saya diberitahu teman dia tersinggung oleh saya…..pernahkah anda mengalami hal serupa ?

Awalnya saya tidak habis pikir kok dia tersinggung sih ? Wong hal tersebut benar adanya, dan maksud saya memberi masukan agar dia lebih baik. Kalau tersinggung karena dituduh yg tidak benar itu wajar.. begitu pikiran saya ….

Karena kenyataannya saya menyinggung perasaan org lain walaupun itu bukan tujuan saya, sayapun tidak menyukai hasil tsb. Saya kemudian mencoba mempelajari mengapa orang bisa tersinggung ? Harapannya tentu saja agar saya lebih berhati-hati kedepan dan menjadi pribadi yg lebih baik.

Berikut hasil perenungan saya mengenai ketersinggungan :

1. Menyinggung karena menuduh melakukan sesuatu yg tidak dilakukan / tidak benar.

Ini kesalahan paling parah, tergolong kejahatan. Secara umum ini disebut Fitnah. Secara umum kita tersulut emosinya bila kita di fitnah.  Namun semakin bijak kita.. kita semakin mampu mengelola emosi sekalipun kita difitnah.  Ini pengelolaan emosi tk tinggi. Sudah banyak ulasan mengelola fitnah khususnya dalam kisah kisah religi. jadi ketersinggungan tipe ini anda bisa belajar dari banyak contoh kisah religi.

2.  Menyinggung karena menyampaikan suatu kebenaran namun bersifat kesukaan, umumnya masalah fisik.

Ini juga lumayan parah, setidaknya ini melawan kepatutan atau sopan santun. Secara umum ini disebut penghinaan. Misalnya : kamu jelek, kamu pendek. Walaupun benar secara umum orang tersebut wajahnya jelek atau pendek, namun menyampaikannya secara langsung apalagi di depan umum ini sangat tidak sopan dan yang bersangkutan hampir selalu merasa terhina.

Pengelolaan ketersinggungan ini lebih rendah dibandingkan difitnah, walaupun tidak bisa dikatakan mudah.  Makin dewasa kita makin memahami kekuatan kelemahan kita.. maka makin mudah kita mengelolanya.  Menyadari tidak ada manusia sempurna, setiap manusia punya kelemahan dan kelebihan..kebesaran hati menerimanya.

Ketersinggungan ini juga dipengaruhi oleh cara penyampaian .  Jika cara penyampaiannya kasar maka emosi akan lebih mudah meletup… tapi bila dalam canda mungkin akan berbeda.. dan semua itu bergantung pada  hubungan diantara penghina dan yang dihina.  Hubungannya semakin baik maka emosi lebih mudah dikendalikan.

3. Menyinggung karena menyampaikan kebenaran yg tdk menyangkut  kesukaan atau fisik.

Disini lebih rumit lagi. Biasanya masing-masing baik yg menyampaikan maupun yg menerima sama sama merasa benar dan menyalahkan pihak lain. Konflik tak terduga sering terjadi karena hal ini. Perbedaan prinsip, wawasan, budaya, latar belakang pendidikan, dll merupakan penyebabnya. Banyak sekali contoh untuk hal ini, dan masih memungkinkan untuk dibagi kedalam berbagai kategori ketersinggungan.

Misalnya : Kamu itu sering banget telat ! ; Kamu kurang disiplin ! ; Kamu perlu belajar lebih banyak mengenai (hal tertentu) ! ; Kamu sebaiknya lebih bijaksana (dalam bertindak sesuatu) ! ; Kamu harus lebih melihat kepentingan yang lain dong ! ; Kamu itu salah ! ; Kamu itu sombong ! ; Orang jawa itu kalau bicaranya muter muter, ;  dll

Dari pihak yang menyampaikan,  ini adalah fakta… tidak perlu tersinggung.  Tapi kenyataannya ini bisa dipersepsikan lain oleh yang menerima dan sangat menyinggung. Derajat ketersinggungannya (kontinumnya)  sangat lebar…bergantung taraf kebenaran dan pengelolaan emosi yg dilihat kedua belah pihak. Ketersinggungan bisa sampai :

– Merasa dihina bahkan sampai merasa difitnah

– Bisa juga sebenarnya mengakui kebenarannya tetapi angkuh menerima masukan atau

– Bisa juga berterimakasih..sama sekali tdk tersinggung… karena kebesaran hati menerima masukan.

Oleh karena itu, menyamakan persepsi atau sudut pandang serta membuka diri untuk menerima masukan adalah kunci sukses mengelola ketersinggungan kategori ini.

Sementara untuk yg menyinggung lebih berhati-hati… lihat/perhatikan atau duga kepekaan penerima akan hal yg mau disampaikan.

Masing masing contoh kasus diatas sebenarnya bisa dibahas lebih dalam lagi baik dari sisi pemberi pesan (yg menyinggung) atau penerima pesan (yg tersinggung).

4. Ketersinggungan karena menyampaikan pujian

Ini jelas-jelas menyampaikan hal positif, tapi tetap saja bisa terjadi ketersinggungan. Sekalipun yang menyampaikan bermaksud tulus, bisa saja yg menerima menganggap sindiran. cibiran, atau ledekan.  Selain faktor ketulusan penyampaian, ketersinggungan ini dipengaruhi juga oleh tingkat kepercayaan antara pemberi pesan dan yang menerima pesan.  Hubungan yang makin baik dimana kepercayaan meningkat, maka ketersinggungan akan lebih mudah dihindari.

Nah ada yg mau menyempurnakan teori ini ?

Read Full Post »

Singapura makin ok, Bagaimana Jakarta ?

Memilih Singapura buat berlibur lagi ? Tadinya juga keluarga saya menolak, ngapain ke singapura lagi, “mending ketempat lain yg belum pernah, sayang waktu dan uangnya” kata mereka. Tapi ya…., keterbatasan hari libur, waktu cuti, anak sekolah, dan tentu juga dana…membuat negara terdekat menjadi alternatif yang dipilih. “Mau pergi atau nggak ? ” begitu ancam saya hehehe…. Akhirnya kami sepakat pergi ke Singapura kembali, ya tujuan kita ingin coba universal studio suatu destinasi baru bagi turis di singapura.

Dan ternyata, setelah sampai disana… kami pun terkagum-kagum lagi dengan perkembangan negri singa itu… khususnya sarana dan fasilitas bagi para turis. Dalam waktu 2 tahun (terakhir saya kesana) sudah banyak perubahan. Singapura, negara kecil itu (sekitar seluas Jakarta mungkin ya), tidak pernah berhenti mempersolek dirinya….

Mulai dari jalur MRT yang terus ditambah sehingga semua tempat pariwisata terjangkau melalui MRT. Stasiun MRT yang terus mempercantik dirinya… dihubungkan dibawah tanah dengan berbagai hotel2 dan mall….sangat nyaman. Apalagi bila kita berada di stasiun penghubung antar jalur (stasiun besar), anak saya berkata: “…stasiun kereta nya sekarang lebih keren dari cengkareng ya Yah”…

Kekaguman lainnya, Singapura dengan jumlah turis jauh di atas Indonesia, masih terus berusaha untuk meningkatkan daya tariknya. Selain universal studio yang berkelas dunia, kawasan Marina Bay Sands…. adalah destinasi baru yg membuat singapura layak dikunjungi lagi. Singapura terus melakukan inovasi menghasilkan produk-produk turisme baru……

Bagaimana dengan Jakarta ?

Mengenai transportasi massal misalnya, Busway yang awalnya menjanjikan… sama bang Foke diterlantarkan selama 2 tahun…., jalur tidak bertambah, jumlah bis yg beroperasi terbatas, SPBU gas terbatas, dan segudang masalah lainnya. Busway masih belum nyaman….Ayo dong bang Foke lengkapi jalur, jml bis dan benahi stasiun, halte & manajemen busway…..

MRT satu jalur saja tidak selesai2…. Itupun banyak diprotes.. yang katanya terlalu mahal, tidak menguntungkan, tidak layak, dll…saya heran kalau MRT dikatakan tidak layak… kok semua negara maju terus menambah jalurnya….Ribuan bahkan jutaan orang termobilisasi oleh MRT di bawah tanah, membuat jalanan di atas menjadi tidak macet, kualitas udara membaik, waktu bisa lebih tepat dan terencana…..semua dibuat nyaman baik di jalan maupun di bawah tanah….

Para LSM, pejabat dan anggota DPR itu…yang sering berkomentar..ini itu “…kalau ke LN mereka pernah naik MRT nggak ya ?” begitu kata anak saya. Coba bayangkan bila jakarta semua mall, pusat bisnis, mesium/tempat bersejarah, tempat wisata lainnya seperti taman mini, ancol, ragunan, monas, dll terhubung oleh MRT.. … pasti jakarta bebas macet dan jumlah turis bukan tidak mungkin melampaui singapura (baru Jakarta ya bukan Indonesia – ngimpi kali ye).

Saya yakin para pejabat itu mengerti permasalahan… namun sepanjang kebijakan/keputusan tsb tidak bermanfaat untuk dirinya ……nanti dulu !!!!!….. Oh….mengapa mengukur baik buruk hanya dari kepentingan dirinya sendiri ya….…bukan kepentingan masyarakat banyak…..

Ayo bangkit Indonesia ku…!!
NB : ini tulisan tayang ulang menyambut HUT Jakarta

Read Full Post »

Setelah akhirnya ikut test ITB juga dan hasilnya diterima, anak saya melepaskan kursinya di ITB dan memilih FKUI.  Namun, tawaran bea siswa dari Jepang yang sangat menggiurkan,  menjadi sebuah kebimbangan/persoalan baru.

Saat ini Ia telah resmi menjadi mahasiswa kedokteran UI karena Ia baru saja registrasi dan sudah mendapatkan kartu mahasiswa dan jacket kuning kebanggaan.  Namun,  Ia pun saat ini telah lolos 2 tahap seleksi untuk penerima bea siswa ke Jepang dengan pilihan jurusan tehnik atau science.  Kami hanya tinggal menunggu wawancara akhir.

Bea siswa Jepang ini dari sisi ekonomi sangat mengiurkan, karena selain biaya kuliah dan buku yang ditanggung, penginapan disediakan, juga mendapatkan uang saku yang lumayan besar. Pendek kata saya bisa bebas merdeka mengenai biaya, bahkan dari pengalaman kakak kelas di Jepang, sangat memungkinkan baginya untuk menabung hingga sekitar 5 juta rupiah per bulan.

Selain alasan ekonomi, tentu saja pengalaman hidup di negara maju, bahasa, exposure internasional, kemandirian adalah suatu nilai lebih jika memilih bea siswa ini. Dalam soal waktu kuliah, di Jepang juga akan memakan waktu 5,5 tahun (sama dengan FK-UI), karena 1,5 tahun pertama diisi dengan belajar bahasa jepang dahulu.

Kelebihan FKUI tentu saja masalah pekerjaan setelah lulus. Ia tidak harus meniti karier, sebagai profesional ia langsung bisa praktek dan bahkan menciptakan lapangan kerja bagi asistennya, perawatnya, dll. Dengan sikap anak saya yang cenderung introvert (lihat karakter anak saya dalam postingan terdahulu), menjadi dokter bukanlah halangan. Sepanjang ia pintar dan trampil dalam bidangnya, maka ia akan dicari pelanggannya.

Namun bila ia masuk ke tehnik atau science, ia tentunya harus meniti karier di sebuah perusahaan, walaupun mungkin saja bisa berwirausaha, namun hal tsb bukanlah hal yang mudah. Belum lagi, kemandiriannya dan kemampuan sosialnya yang masih perlu diasah….. membuat kami khawatir apakah ia mampu mengatasi masalahnya sendiri di negeri orang ? apakah ia mampu mengatasi rasa rindunya pada tanah air dan keluarganya ? dan yang terpenting, apakah nantinya ia bisa meniti karier dengan sukses ?

Pertimbangan lain, kelihatannya saat ini ia enjoy dengan FKUInya …….apakah bijak bila saya mendorong untuknya untuk pergi Ke Jepang dan melepas FKUI nya ???  Bagaimana menurut rekan blogger ???

Read Full Post »

“Ayah dan Ibu saya adalah Pahlawan Kemerdekaan, mereka berdua berjuang merebut kemerdekaan, berbagai bintang didapatkan…. tapi apalah arti tanda jasa…. hingga akhir hayatnya mereka tidak mendapat izin memiliki rumah yang mereka tinggali puluhan tahun “

“Lebih baik serahkan saja tanda jasa pahlawan itu kepada bapak Presiden SBY, gali dan pindahkan saja makam orang tua kami dari taman makam pahlawan, karena sebutan pahlawan itu hanyalah sebuah beban…tak ada artinya….tak ada penghargaan nyata…….”

“Tanah air tumpah darah telah diberikan oleh orang tua kami pada negara dan bangsa ini, namun tak sejengkal tanahpun  yang dapat mereka miliki hingga akhir hayatnya……”

Demikian jeritan dan keluhan keluarga purnawirawan ABRI pahlawan perebut kemerdekaan yang saat ini diminta mengosongkan rumah atau dengan kata lain”diusir” dari rumah yang telah mereka tinggali bertahun-tahun

Awalnya sayapun merasa tuntutan itu tidak pada tempatnya karena sejak awal statusnya adalah rumah dinas…., namun setelah berdiskusi dengan keluarga para pahlawan ini, saya semakin mengerti mengapa mereka begitu kecewa dengan pemerintah saat ini. berikut beberapa hal yang menarik dari fenomena rumah dinas tersebut :

1.  Rumah dinas yang mereka tinggal sekitar 30-50tahunan, sudah mereka perjuangkan untuk dimiliki dengan mengajukan berbagai usulan seperti mencicil dan lain sebagainya sejak tahun 1980an… (arsip perjuangan orang tua mereka menuntut kepemilikan rumah disimpan rapih oleh para keluarga).  Namun hanya janji surga yang diberikan oleh para pejabat yang nota bene adalah junior mereka. Padahal berbagai panitia pengurusan kepemilikan perumahan ini sudah pernah ditandatangani para petinggi ABRI.

2.  Janji paling mutakhir adalah janji dari partai pemenang pemilu saat kampanye tahun lalu…… namun setelah menang mutlak, kenyataanya justru kebalikannya.

3.  Rumah tersebut karena telah ditinggali bertahun-tahun, sementara tidak ada biaya pemeliharaan dari negara, maka tentu saja mereka mengeluarkan dana berjuta-juta rupiah untuk merawat dan merenovasinya. Saat diminta pindah, tidak ada kejelasan perhitungan hal ini.

4.  Tanah Kompleks Cijantung yang dinyatakan milik negara, kenyataannya adalah tanah yang masih diakui oleh pemilik lama tanpa ada proses jual beli yang jelas, saat ini ahli waris merasa tanahnya direbut secara sepihak.

5.  Jasa para pahlawan ini tentunya sangat-sangat besar pada bangsa dan negara ini. Sementara para perwira saat ini mempunyai rumah sangat-sangat mewah termasuk bapak SBY tercinta, para pahlawan tidak mendapatkan sejengkal tanahpun …..

Adakah bangsa ini menghargai para pahlawannya ? ataukah tuntutan keluarga pahlawan ini berlebihan ???

Read Full Post »

Untuk kesekian kali Polisi menembak mati ‘tersangka’ teroris !  Ini bukan prestasi ! ini sebuah KEBODOHAN, kalau bukan kebodohan tentunya ini sebuah KEJAHATAN !

sebuah opini pribadi, siapa setuju ?

Read Full Post »

Lho Kok ? benar… bekerja di perusahaan makanan sehat membuat saya dapat meningkatkan gaya hidup sehat. Saya sangat-sangat bersyukur, karena tanpa dukungan dan program dari kantor kita sulit berdisiplin.

Setidaknya, dengan peraturan dan monitoring kesehatan yang dilakukan selama kita hidup di kantor, membantu kita mempertahankan kesehatan dan kebugaran.  Lima hari dalam seminggu dengan kebiasaan hidup lebih sehat, tentu sangat berpengaruh.

Mau tau apa saja yang menjadi program kesehatan karyawan di kantor saya ? Berikut contohnya :

  1. Tidak ada gorengan dalam snack meeting.  Snack meeting berupa biskuit rendah kalori, salad buah, rujak, dll.
  2. Tidak ada gorengan dan kerupuk saat makan di kantin kantor. Menu sehat menjadi santapan sehari-hari di kantin tanpa gorengan, jeroan, gulai dlsb.  Kolesterol, gula, tekanan darah, asam urat lebih terkendali.
  3. Disediakan Gym (lengkap dengan peralatannya) di kantor.
  4. Malas nge-gym di kantor, kantor bekerjasama dengan Celfit untuk keanggotaan karyawan.
  5. Disediakan juga kegiatan disertai instruktur antara lain Yoga, Hip Hop, dll di kantor bagi yang berminat satu minggu satu kali.
  6. Ada juga olah raga bela diri Aikido
  7. Untuk olahraga konvensional seperti badminton, futsal, sepakbola juga disediakan
  8. Seluruh area kantor dan pabrik bebas rokok
  9. Lift tidak dianjurkan digunakan untuk naik 3 lantai, kecuali membawa barang, orang sakit atau ibu hamil.
  10. Pemeriksaan kesehatan (general Check up) lengkap setahun sekali, untuk kasus tertentu bisa setahun 2 kali
  11. Pemeriksaan kebugaran tubuh dengan alat inbody, yang mengukur Body mass index dilakukan setiap 3 bulan sekali !
  12. Adanya klinik lengkap dengan dokter jaga

Monitoring kondisi kesehatan ini sama sekali tidak dikaitkan dengan performance appraisal.  Semua dilakukan sukarela….., perusahaan hanya memberi feedback…. Tidak ada paksaan, tidak ada punishment…

Kok ada ya kantor seperti ini ? ya ini bener-bener nyata…. Kantor kami adalah perusahaan makanan kesehatan dengan visi “inspiring nutritious life”…..Visi ini tentu bukan sekedar slogan, selain produk-produknya yang mengisnpirasi banyak orang untuk hidup sehat…. Kita berharap para karyawan pun menjadi duta bagi menyebarnya pola hidup sehat ……

Anda tertarik ?

Read Full Post »

Beberapa orang heran kepada saya… “bisa-bisanya beli peralatan musik dan sound sistem seperti orang mau usaha studio musik saja…..” padahal alat-alat itu hanya saya pakai buat nyanyi si hari libur di rumah…. nggak pernah disewakan…..

Ada teman saya yang sangat gila sama tanaman atau bunga, kalau ada tanaman cantik dan langka… berapapun ia mau merogoh koceknya untuk membeli, kadang saya heran juga beli tanaman terus mau ditempatin dimana… wong rumahnya sudah penuh bunga….

Ya…. kayaknya kita semua pasti mempunyai sisi boros ….. sekedar pemuas hati.. saluran atas tekanan disana-sini… kita lampiaskan pada satu dua sisi untuk menyalurkan hasrat kita…….kita menjadi tidak rasional untuk hal tersebut….

Sebaliknya, biasanya kita juga punya sisi pelit…… misalnya kalau saya… pelit banget beli gadget baru…. untuk hal ini saya termasuk late adopter…….

Bagaimana dengan anda ? apakah anda punya sisi boros dan sisi pelit ? baikkah hal ini ????

hmmmmm…. lagi cari pembenaran atas kelakuan sendiri nih…..

(tulisan awal….. yang ringan aja ….)

Read Full Post »

Older Posts »