Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘keluhan’

Sepuluh Ribu Rupiah Sampe Singapura

Saya orang yang rada malas hunting tiket promo karena kurang sabar dan tekun, rada khawatir karena skedul berangkat biasanya masih setahun ke depan, khawatir juga dengan keamanan penerbangannya….ditambah lagi….dikantor saya, akses ke layanan promo spt itu ditutup, dan segudang alasan lainnya….. pokoknya nggak pernah nyoba tiket promo….males aja !

Hingga suatu hari minggu pagi, saya baca koran dan melihat promo besar 1 halaman bisa pergi ke Singapura dengan 10 ribu saja, pemesanan hanya berlaku hari ini ! penasaran…..dan kebetulan ada waktu dan mood lagi bagus… saya buka internet…lihat promo tsb….eh ternyata dalam waktu setengah jam saya sudah mendapatkan tiket murah tersebut untuk saya ,istri dan anak saya.

“Beneran tuh sepuluh ribu ?” Begitu selalu pertanyaan yang diajukan ke saya saat saya menceritakan pengalaman ini.

Hehehe…. Enggak sih…. Ada tambahannya….  Tapi tambahannya tidak sampai Rp. 200.000,- (dua ratus ribu rupiah) dan hanya sekali jalan…..! tetep murah kan ! Total uang yang saya keluarkan PP Singapura- Cengkareng 3 orang, adalah 1,8 juta ! jadi 1 orang sekitar 600 ribu rupiah PP. Saya mendapatkan tgl keberangkatan 1 bulan dari tgl pemesanan saya (tidak terlalu jauh waktunya jadi bisa lebih mudah merencanakannya), sayapun dengan mudah memilih tgl yang ada tgl merah di tengah minggu, sehingga cuti kantor tdk lama.

Ke Singapura lebih murah daripada ke bali, ke padang, ke medan ataupun daerah lain di dalam negeri, siapa yg tidak tergoda!!!.  Alhamdulillah juga saya masih diberi rizki sehingga adalah uang sejumlah itu. Maka, liburan tanpa rencana pun terjadi. Sayang anak saya yg di Fakultas Kedokteran belum bisa bolos, maka pergilah kami bertiga ke singapura ! Maaf ya reza (anak saya yang di FK), sayang dong melewatkan promo ini hehehe….

Singapura makin ok, Bagaimana Jakarta ?

Memilih Singapura buat berlibur lagi ?  Tadinya juga keluarga saya menolak, ngapain ke singapura lagi, “mending ketempat lain yg belum pernah, sayang waktu dan uangnya” kata mereka.  Tapi ya…., keterbatasan hari libur, waktu cuti, anak sekolah, dan tentu juga dana…membuat negara terdekat menjadi alternatif yang dipilih. “Mau pergi atau nggak ? ” begitu ancam saya hehehe…. Akhirnya kami sepakat pergi ke Singapura kembali, ya tujuan kita ingin coba universal studio suatu destinasi baru bagi turis di singapura.

Dan ternyata, setelah sampai disana… kami pun terkagum-kagum lagi dengan perkembangan negri singa itu… khususnya sarana dan fasilitas bagi para turis.  Dalam waktu 2 tahun (terakhir saya kesana) sudah banyak perubahan.  Singapura, negara kecil itu (sekitar seluas Jakarta mungkin ya), tidak pernah berhenti mempersolek dirinya….

Mulai dari jalur MRT yang terus ditambah sehingga semua tempat pariwisata terjangkau melalui MRT. Stasiun MRT yang terus mempercantik dirinya… dihubungkan dibawah tanah dengan berbagai hotel2 dan mall….sangat nyaman. Apalagi bila kita berada di stasiun penghubung antar jalur (stasiun besar), anak saya berkata: “…stasiun kereta nya sekarang lebih keren dari cengkareng ya Yah”

Kekaguman lainnya, Singapura dengan jumlah turis jauh di atas Indonesia, masih terus berusaha untuk meningkatkan daya tariknya. Selain universal studio yang berkelas dunia, kawasan Marina Bay Sands…. adalah destinasi baru yg membuat singapura layak dikunjungi lagi.  Singapura terus melakukan inovasi menghasilkan produk-produk turisme baru……

Bagaimana dengan Jakarta ?

Mengenai transportasi massal misalnya, Busway yang awalnya menjanjikan… sama bang Foke diterlantarkan selama 2 tahun…., jalur tidak bertambah, jumlah bis yg beroperasi terbatas, SPBU gas terbatas, dan segudang masalah lainnya. Busway masih belum nyaman….Ayo dong bang Foke lengkapi jalur, jml bis dan benahi stasiun, halte & manajemen busway…..

MRT satu jalur saja tidak selesai2…. Itupun banyak diprotes.. yang katanya terlalu mahal, tidak menguntungkan, tidak layak, dll…saya heran kalau MRT dikatakan tidak layak… kok semua negara maju terus menambah jalurnya….Ribuan bahkan jutaan orang termobilisasi oleh MRT di bawah tanah, membuat jalanan di atas menjadi tidak macet, kualitas udara membaik, waktu bisa lebih tepat dan terencana…..semua dibuat nyaman baik di jalan maupun di bawah tanah….

Para LSM, pejabat dan anggota DPR itu…yang sering berkomentar..ini itu “…kalau ke LN mereka pernah naik MRT nggak ya ?” begitu kata anak saya.  Coba bayangkan bila jakarta semua mall, pusat bisnis, mesium/tempat bersejarah, tempat wisata lainnya seperti taman mini, ancol, ragunan, monas, dll terhubung oleh MRT.. … pasti jakarta bebas macet dan jumlah turis bukan tidak mungkin melampaui singapura (baru Jakarta ya bukan Indonesia – ngimpi kali ye).

Saya yakin para pejabat itu mengerti permasalahan… namun sepanjang kebijakan/keputusan tsb tidak bermanfaat untuk dirinya ……nanti dulu !!!!!….. Oh….mengapa mengukur baik buruk hanya dari kepentingan dirinya sendiri ya….…bukan kepentingan masyarakat banyak…..

Ayo bangkit Indonesia ku…!!

Read Full Post »

Berkali-kali saya melihat acara titik balik di Metro TV tentang mantan pecandu narkoba yang insyaf dan saat ini sudah hidup sukses.  Artis Top, Ulama kondang, dan yang baru saja saya toton adalah kehidupan masa lalu seorang dokter yang kini menjabat Sekjen Yayasan Cinta Anak Bangsa !

Semuanya (artis, ulama dan juga dokter tsb), dengan bangga menyatakan saya sudah coba macem-macem ….. ! makin lama nontonnya makin kesal saja …… berbuat tidak benar kok bangga !

Apa produsernya tidak memikirkan dampaknya bila anak-anak muda yang menonton menjadi berfikir :

“… ah mending nyoba deh … kan buat pengalaman…. nanti kan bisa berhenti ! kan.. banyak contoh pecandu bisa sembuh, baik dan sukses …”

Kita semua juga tahu ….Narkoba sangat-sangat berbahaya ….. siapa yang berani memastikan setelah mencoba pasti bisa lepas dari jerat narkoba ???

Saya berharap Metro TV sebagai media berita utama, lebih bertanggung jawab, lebih berhati-hati dalam menggarap program-program non beritanya …..

Apakah team Kreatif Metro TV tidak dapat membuat program pendidikan yang lebih berbobot sehingga resiko salah persepsi pemirsanya dapat ditekan.

Read Full Post »

Rencana berlibur bersama teman dan keluarga di rentetan tanggal merah ini (20-21 maret) menjadi berantakan karena 10 tiket rekan saya dan keluarganya yang menggunakan Adam Air .. dibatalkan !  “Onde … mande ….. ranah minang nan elok manangih mananti tamu yang tak jadi datang” , tiket pengganti harganya meningkat 120% !

Beruntung sebagian tiket …. termasuk keluarga saya menggunakan maskapai penerbangan lainnya….. tapi kebersamaan menjadi berkurang karena 4 orang batal ikut karena tidak mendapatkan tiket pengganti …..

Wah..wah…. bisa dibayangkan dong akomodasi yang dirancang selama disana pun jadi berantakan  …… Hal ini terjadi semata-mata karena maskapai ini telah semena-mena menghentikan operasinya tanpa mengindahkan kepentingan konsumennya ! Pemerintah juga kok tidak mau pusing dengan kerugian konsumen ya ??

Dalih apapun seharusnya manajemen  tetap berkewajiban menyelesaikan tanggungjawabnya….  bukan hanya mengembalikan uang ….tapi ini  ………………   ………………….Indonesia Bung ! (silahkan intepretasikan sendiri maksudnya hehe … )

Note : BERITA TERAKHIR…DARI DEP PERHUBUNGAN, ADAM AIR DILARANG MENERBANGKAN SEMUA PESAWATNYA SEJAK RABU 19/3’08 KARENA DITEMUKAN BEBERAPA KELEMAHAN YANG MEMBAHAYAKAN KESELAMATAN PENERBANGAN……. Pelarangan ini merupakan hasil audit penerbangan, jadi tidak terkait dengan kemelut investasi !  (Kompas, 19 maret)

Read Full Post »

Saya sangat-sangat heran dengan pengelola jalan tol kita.  Semakin hari layanannya semakin parah namun harga enak saja terus dinaikkan.

Coba kita perhatikan salah satu layanannya saja… yaitu lampu jalan.  Semakin hari lampu jalan yang hidup di jalan tol semakin sedikit.  Padahal saya yakin biaya yang dibebankan kepada kita dalam bentuk harga tol tsb pastinya sudah memperhitungkan biaya operasional penerangan lampu tersebut. 

Tapi seenaknya mereka memotong biaya tersebut dengan mematikan sebagian lampunya dan kita harus melihat jalan remang-remang, tetapi harga tol terus dinaikkan.  kalau alasannya hemat energi karena kita krisis listrik, maka harga tol juga harus disesuaikan dengan menurunnya biaya operasional pengelola jalan tol.

kenapa ya pemerintah selalu tutup mata dengan kualitas layanan umum ini ? seharusnya BUMN punya standard kualitas layanan dan selayaknya membangun sistem untuk itu.

Apa kabar ya dengan yayasan lembaga konsumen kita (YLKI)? mengapa kok hal ini didiamkan juga ?

Read Full Post »