Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘Blog’

Hari ini (3 mei 2010) blog saya tembus angka 100.000 pembaca. Membanggakan atau memalukan nih ? Ngeblog dari Jan 2008, produktif di 3 bulan pertama, setelah itu…. Loyo kekurangan energi dan sangat tidak produktif. Rekan seangkatan blogger sudah sangat jauh meninggalkan saya, baik dari kuantitas (sudah jutaan) maupun kualitas.

Entah kenapa saya tergerak saja untuk menulis saat menembus angka tsb…..” bebas toh… mantap toh ….dari pada bengong…. ” Kata mbah surip hehehe…. Apakah angka 100.000 pengunjung ini akan mengembalikan semangat saya ? rasanya sih belum juga ….. sulit bagi saya untuk secara rutin menulis di blog seperti yang om NH lakukan.

Apa hubungannya dengan om NH, om NH adalah teman kost saya waktu kuliah di bogor, om NH di awal tahun 2008 sering tandem ke blog saya (pas nggak ya istilahnya, ah suka-suka deh… maap ya om), namun dengan ketekunan dan konsistensinya om NH sekarang sudah jadi celeb blog…hehehe… selamet ya om (loh kok malah nyelematin om NH ..hehehe)

Banyak alasan kenapa menjadi tidak produktif, sampai-sampai saya ‘hampir’ tidak punya teman lagi disini.  Jangankan menulis, blogwalking saja hampir nggak pernah ! Lalu, apakah tulisan ini akan ada yang baca ? akan bermanfaat ?  hmm……sekarang pokoknya menulis dulu saja….

Oh ya, walau saya sangat jarang menulis, setiap hari blog saya ada saja yang mengunjungi…. (berusaha menghibur dan membanggakan diri). Tahukah anda, ternyata yang menyebabkan blog saya masih dikunjungi sekitar 100 kunjungan per hari adalah tulisan :

  1. Wujud Makhluk Halus tertangkap kamera   :  lebih dari 22.700 ribu pembaca
  2. Terpesona banci Thailand, lalu jadi korban  : lebih dari 7600 pembaca
  3. Operasi jantung by pass atau ring : lebih dari 5300 pembaca

Semua topik itu saya tulis ya awal tahun 2008. Ternyata, topik berbau horor, klenik memang masih sangat di gemari di negeri ini.  Yang kedua, masalah banci ternyata juga digemari …..Yang ketiga, mengenai operasi jantung, karena tulisan ini blog saya menjadi ramai dikunjungi para dokter…..

oh…..jadi malu dengan pencapaian ini…….

Iklan

Read Full Post »

Para blogger sejatinya adalah seorang jurnalis…. Sebagian besar blogger tentunya akan senang bila tulisannya dihargai oleh penerbit buku.  Berikut pengalaman saya mulai menjadi blogger lalu berhubungan dengan penerbit dan akhirnya menjadi sebuah buku.

Puji Syukur buku pertama saya “Empat Lensa” akan segera diterbitkan oleh Ipb Press.  Ada kepuasan yang berbeda saat tulisan kita lebih dihargai dan diabadikan dalam sebuah buku.  Walaupun ini baru pengalaman pertama saya, saya tetap ingin berbagi dengan rekan-rekan bagaimana cara dan langkah saya hingga mendapat kesempatan bekerjasama dengan penerbit.  Semoga ini bisa memberi inspirasi pada para blogger yang ingin menulis buku…menjadi penulis pemula nggak susah kok….

Kata rekan-rekan dan atasan saya, saya mempunyai bakat menulis (pasti para blogger juga demikian), tapi saya masih bingung….mau nulis apa  ? Munculnya fenomena blog membuat hasrat saya tersalurkan, lalu sayapun bergabung dengan wordpress di awal tahun 1998.

Tak disangka, dalam waktu 2 minggu sejak menulis di wordpress, saya sudah masuk jajaran toplist…. Wah mendapat sambutan hangat nih….., berarti gaya penulisan saya ada yang suka.  Karena blog saya adalah blog pribadi…. Ya bebas…, topiknya macem-macem…..

Dari berbagai macem topik tersebut saya selipkan artikel-artikel potongan ide buku yang akan saya terbitkan (test). Surprise, artikel tersebut juga mendapat sambutan hangat …….wah makin semangat deh buat menulis buku.

Kebetulan dikantor, saya juga mendapat tugas tambahan memimpin sebuah program “Learning Forum”di jajaran top management… mau tidak mau saya baca buku-buku management mutakhir…. Semangat menulis makin menggebu dengan tema yang semakin mengerucut…..  Karena hal inilah, saya meninggalkan komunitas blogger untuk sementara waktu… selain kesibukan kantor, juga larut dalam penyusunan buku….

Setelah naskah buku kira-kira selesai 75 %, saya baru berfikir ini buku mau ditawarkan kemana ? ada nggak yang mau menerbitkan ? saya lalu konsultasi dengan beberapa kenalan jurnalis beneran…. Bagaimana proses penerbitan sebuah buku, hal apa yang harus diperhatikan…… Atas konsultasi ini saya menyempurnakan naskah saya, dan untuk masalah proses penerbitan… penjelasan & sarannya jurnalis beneran itu tergolong umum misalnya :

  1. Buku dibuat dengan tujuan apa ?
  2. Siapa target marketnya ?
  3. Buatlah tulisan dengan karakter yang kuat.
  4. Finalisasi naskah
  5. Menghubungi penerbit untuk menawarkan buku tsb
  6. Presentasi dari segi ide dan pemasaran
  7. Bila oke, mendapat tawaran kontrak kerjasama
  8. Buku terbit, mendapat royalti

Point 1 sampai 3, itu berhubungan dengan kualitas dan kelas penulis. Untuk meyakinkan kualitas, saya mengirim sampel satu dua bab untuk dibaca anak, kerabat dan teman…. Saya tanya pendapat dan masukannya ? apakah menarik ? apakah mengerti ? apa sarannya ? dll.  Dari respon tersebut saya coba perbaiki naskah saya … ini terus dilakukan berkali-kali.

Untuk point 4 dan 5 walau sederhana tapi saya masih agak bingung.  Finalisasi naskah itu sampai seperti apa ? bagaimana menghubungi penerbit ? apa tipe-tipe kontrak kerjasama dengan penerbit ? Lalu kalau sekedar kirim naskah, kapan naskah kita dapat giliran dibaca/dievaluasi oleh staf redaksi ? Pasti puluhan atau ratusan naskah mengalir ke redaksi.  Penerbit seperti apa yang layak diajak kerjasama oleh penulis pemula seperti saya ?

Mencari penerbit sebenarnya tidak sulit.  Kita tinggal buka internet dengan bantuan search engine, nama dan alamat penerbit bisa kita dapatkan.  Tapi saya lakukan berbagai cara, selain lihat di internet, saya juga coba hubungi teman yang mungkin tahu atau pernah berhubungan dengan penerbit. Dari sini saya mendapat sedikit gambaran mengenai beberapa penerbit.

Membuat bahan presentasi untuk menjual ide buku ini, sebuah seni tersendiri.  Kita harus dapat menyampaikan apa bedanya buku kita dengan buku lain. Apa manfaatnya bagi pembaca, siapa yang akan membeli, kenapa mereka bakal membeli, dll.

Walaupun penulis pemula, saya pede aja untuk menawarkan ke beberapa penerbit lalu bisa membandingkan mana tawaran kerjasama yang paling cocok untuk saya. Kemudian supaya naskah saya tidak terkirim sia-sia, saya juga mencari tahu orang yang tepat yang perlu dihubungi di penerbit yang kita tuju.

Naskah 90% selesai, contact person penerbit sudah didapat…. maka saya mulai menghubungi penerbit.  Ada penerbit kondang yang saya hubungi hanya by email (dari search engine) tetapi responnya sangat hangat.  Ada yang melalui jasa teman mendapatkan nomor penting staf redaksi responnya juga baik sekali, ada yang langsung bertemu dan responnya sangat baik, dan tentunya ada juga yang dihubungi tetapi tidak merespon.

Namun menurut saya hasil yang didapat cukup “Surprise !”, perkenalan dan ide buku saya disambut baik oleh orang-orang penting di 3 penerbit kondang. Langkah berikutnya adalah mengirim naskah lengkap, berdoa, dan persiapan negosiasi kerjasama.  Kalau masih ingin mengikuti …..tunggu dibagian kedua ya….

Read Full Post »

Ya….. entah apa yang membuat saya ingin menulis lagi di blog ini, setelah HIATUS sejak pertengahan mei lalu.  Monggo kepada rekan-rekan blogger yang bolak-balik tanya kapan aktif lagi, kapan nulis lagi ……

saya langsung posting 3 sekaligus (termasuk postingan ini).

Selamat membaca dan salam,

Read Full Post »

Satu bulan saya meninggalkan wordpress, setelah selama 2 bulan saya terjerat dalam candunya. saking candunya… saya bisa 3-5 kali sehari buka blog….. menulis 2-3 artikel per hari…

Sebenarnya saya tidak total 100% meninggalkan wordpress, at least seminggu 2 kali saya intip blog saya untuk melakukan moderasi komentar yang masuk…. lumayan tiap hari masih dibaca +/- 100 orang, tapi maaf sekali untuk sementara saya stop menulis dulu ……

Saya sekarang tidak lagi dihantui oleh kewajiban menulis yang memporakporandakan prioritas saya yang lain…… (padahal kan salah sendiri ya… hehehe)
Sekarang saya lebih bebas menentukan prioritas saya … terbebas dari dikte WP ….
Ternyata dunia itu … indah juga tanpa WP ……

(Note : boleh diartikan : lagi nggak ada ide …cari-cari alasan ..hahahaha)

Read Full Post »

Liburan bersama keluarga dan teman-teman tentu saja menyenangkan ….. pulang liburan selain oleh-oleh dan kenangan manis… juga rasa lelah….. racun WP yang menyergap selama 2 bulan terakhir …. hilang akibat tidak ada akses…..

Belum hilang rasa lelahnya sekembali dari liburan… saya dan keluarga langsung disibukkan kembali dengan acara pernikahan sepupu….. WP pun tersingkirkan…..

maaf saya belum siap menulis….. tapi racun WP mulai menusuk-nusuk lagi

Read Full Post »

Sebagai blogger baru, wordpress cukup menyita perhatian saya, setiap ada waktu luang, saya sempatkan berkunjung.  Apalagi sejak best day ever saya yang mencapai 764 hits/hari karena artikel iseng berbau horor saya “makhluk halus tertangkap kamera”, tiada hari tanpa WP.

Karena sudah banyak “pelanggan” blog saya, saya pun merasa berdosa kalau tidak menulis dalam satu hari. Padahal tidak selalu ide dan waktu untuk menulis datang dengan ramah.  Seperti hari ini, saya sedang disibukkan oleh materi presentasi di kantor dan juga kegiatan mengajar saya di akhir minggu ini, selain tentu saja kegiatan rutinnya….

Ya, WP memang bikin asyik… penghilang stress/tambah pengetahuan/ tambah wawasan /menambah minat baca….. tapi ya itu jadi seperti candu saja …..sulit memilah apakah madu atau racun … bikin nikmat/asyik ….menjalar keseluruh tubuh …sulit dihentikan…kadang memporakporandakan prioritas ….. hehehe…

Apakah anda mengalami hal yang sama ? atau ada kiat mengatasinya ? apakah ini juga pertanda mulai jenuh ….?

Read Full Post »

Blog sebagai sesuatu yang baru buat orang seumuran saya…. waduh begitu diajarkan oleh anak saya, saya langsung happy karena tulisan saya langsung masuk top post.  Ini yang bikin smakin menarik berkecimpung di dunia Blog.

Sesaat saya terkagum-kagum sama blognya Pak Budi Raharjo yang tidak pernah keluar dari top post, begitu juga mumtazanas…. kenapa ya kok bisa ?

yang saya lakukan hanyalah :

1.  Buat tulisan dengan judul menarik

2.  Masukkan dalam beberapa kategori yang umum

3.  Buat beberapa tag yang mudah dan umum juga

4. Undang orang lain mengunjungi blog kita dengan berbagai cara, yang paling mudah adalah merespon tulisan orang yang punya minat sama… intinya bangun jaringan

5.  rajin menulis apa saja …..

eh ternyata lumayan …. dalam 2 hari saya masuk top list blog… sempat juga di urutan ke 7 growing blog ….. kebenran…mungkin juga.

Tapi kalau saya perhatikan blog laris…. memang lebih banyak tips atau bahkan sesuatu yang berguna bagi para blogger seperti blognya mumtazanas.  Tapi kalau blognya pak Budi… rada unik….. sangat-sangat beragam….

Setelah saya merenung yang seharusnya ditanyakan lebih dahulu kenapa ya kok jadi kepingin seperti mereka ? kenapa jadi terus ingin ngetop di list blog ? sesudah masuk top list so what gitu loh ?

Hingga saat ini saya baru dapat beberapa jawaban antara lain :

1.  Secara natural sifat manusia (walau ini tergantung pada tingkat need of achievement seseorang), selalu ingin meraih pencapaian tertentu.

2.   Ada rasa bangga bahwa tulisan kita menarik bagi orang lain, yang artinya eksistensi kita menjadi lebih diakui.

3.  Mungkin bila kita sudah punya komunitas ini, kita bisa menjadikannya sebagai sesuatu kekuatan (power), entah itu kekuatan untuk mempengaruhi opini orang lain, atau juga untuk mengarahkan orang lain untuk tujuan tertentu.  Ini bisa jadi pisau bermata dua… baik dan buruk.  Mencegah agar dampaknya tidak negatif tentunya sangat bergantung pada nilai-nilai yang dianut oleh orang yang bersangkutan (termasuk nilai religi)….

semoga saja saya pun tidak terjebak pada hal-hal yang negatif…… dan Tuhan memberikan bimbingan bagi kita semua agar kegiatan ini menjadi ibadah yang bermanfaat bagi kita sendiri dan juga orang-orang disekitar kita……..

Read Full Post »