Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘apa aja’

Singapura makin ok, Bagaimana Jakarta ?

Memilih Singapura buat berlibur lagi ? Tadinya juga keluarga saya menolak, ngapain ke singapura lagi, “mending ketempat lain yg belum pernah, sayang waktu dan uangnya” kata mereka. Tapi ya…., keterbatasan hari libur, waktu cuti, anak sekolah, dan tentu juga dana…membuat negara terdekat menjadi alternatif yang dipilih. “Mau pergi atau nggak ? ” begitu ancam saya hehehe…. Akhirnya kami sepakat pergi ke Singapura kembali, ya tujuan kita ingin coba universal studio suatu destinasi baru bagi turis di singapura.

Dan ternyata, setelah sampai disana… kami pun terkagum-kagum lagi dengan perkembangan negri singa itu… khususnya sarana dan fasilitas bagi para turis. Dalam waktu 2 tahun (terakhir saya kesana) sudah banyak perubahan. Singapura, negara kecil itu (sekitar seluas Jakarta mungkin ya), tidak pernah berhenti mempersolek dirinya….

Mulai dari jalur MRT yang terus ditambah sehingga semua tempat pariwisata terjangkau melalui MRT. Stasiun MRT yang terus mempercantik dirinya… dihubungkan dibawah tanah dengan berbagai hotel2 dan mall….sangat nyaman. Apalagi bila kita berada di stasiun penghubung antar jalur (stasiun besar), anak saya berkata: “…stasiun kereta nya sekarang lebih keren dari cengkareng ya Yah”…

Kekaguman lainnya, Singapura dengan jumlah turis jauh di atas Indonesia, masih terus berusaha untuk meningkatkan daya tariknya. Selain universal studio yang berkelas dunia, kawasan Marina Bay Sands…. adalah destinasi baru yg membuat singapura layak dikunjungi lagi. Singapura terus melakukan inovasi menghasilkan produk-produk turisme baru……

Bagaimana dengan Jakarta ?

Mengenai transportasi massal misalnya, Busway yang awalnya menjanjikan… sama bang Foke diterlantarkan selama 2 tahun…., jalur tidak bertambah, jumlah bis yg beroperasi terbatas, SPBU gas terbatas, dan segudang masalah lainnya. Busway masih belum nyaman….Ayo dong bang Foke lengkapi jalur, jml bis dan benahi stasiun, halte & manajemen busway…..

MRT satu jalur saja tidak selesai2…. Itupun banyak diprotes.. yang katanya terlalu mahal, tidak menguntungkan, tidak layak, dll…saya heran kalau MRT dikatakan tidak layak… kok semua negara maju terus menambah jalurnya….Ribuan bahkan jutaan orang termobilisasi oleh MRT di bawah tanah, membuat jalanan di atas menjadi tidak macet, kualitas udara membaik, waktu bisa lebih tepat dan terencana…..semua dibuat nyaman baik di jalan maupun di bawah tanah….

Para LSM, pejabat dan anggota DPR itu…yang sering berkomentar..ini itu “…kalau ke LN mereka pernah naik MRT nggak ya ?” begitu kata anak saya. Coba bayangkan bila jakarta semua mall, pusat bisnis, mesium/tempat bersejarah, tempat wisata lainnya seperti taman mini, ancol, ragunan, monas, dll terhubung oleh MRT.. … pasti jakarta bebas macet dan jumlah turis bukan tidak mungkin melampaui singapura (baru Jakarta ya bukan Indonesia – ngimpi kali ye).

Saya yakin para pejabat itu mengerti permasalahan… namun sepanjang kebijakan/keputusan tsb tidak bermanfaat untuk dirinya ……nanti dulu !!!!!….. Oh….mengapa mengukur baik buruk hanya dari kepentingan dirinya sendiri ya….…bukan kepentingan masyarakat banyak…..

Ayo bangkit Indonesia ku…!!
NB : ini tulisan tayang ulang menyambut HUT Jakarta

Iklan

Read Full Post »

Saya agak heran dan bingung mengapa Pemerintah tidak mengerti apa yang dijelaskan Pak Kwik Kian Gie mengenai perhitungan subsidi BBM, juga mengapa Pak Kwik seolah tidak mengerti apa yang terjadi di pemerintahan ? apakah memang sesederhana yang diuraikan pak Kwik ? atau dengan kata lain Pemerintah demikian bodohnya …. atau ……

Pak kwik menjelaskan bahwa seharusnya kita kelebihan uang dengan kenaikan harga minyak mentah dunia, karena kita sebagai produsen.  Jadi harusnya kita menikmati keuntungan seperti negara produsen minyak lainnya di dunia….. Tapi apa yang terjadi ??? Indonesia justru makin menderita dengan kenaikan ini…. apa yang sebenarnya terjadi ???

Coba simak penjelasan pak Kwik mengenai BBM : (lebih…)

Read Full Post »

Postingan ini bukan cari sensasi, tapi saya yakin ini bukan foto yang bisa menyaingi sandra dewi atau alien tumbuan, atau foto-foto heboh yang bikin blogger makin dianggap sinis.  Jujur saat ini saya memang sedang turun semangat ngeblog, karena garing ide. (maaf …judulnya memang rada bombastis ini contoh kreativitas saja …hehehe)

Terinspirasi oleh postingan pak trainer nh18, saya jadi ingin juga menampilkan foto jadul yang pastinya nggak bakal di sensor malah jadi tebak-tebakan…. kalau nggak tertarik ya stop saja disini hehehe

Membuka album lama memang selalu asyik.  Banyak kenangan-kenangan di baliknya….di bawah adalah foto jadul saat SMA 9 Bandung (dimana saya 3 tahun belajar di sana) tampil di TVRI (satu-satunya TV yang ada saat itu) tepat tgl 25 Desember 1981. 

Coba tebak saya yang mana ??

jadul

Ya beginilah foto wanita-wanita cantik dan pemuda ganteng ala 80an…. JADUL ABEES….

Beberapa waktu yang lalu kita bertemu dalam reuni yang sangat seru….semua sudah berubah….yang pemuda jadi bapak-bapak gendut, botak atau beruban…. yang wanita juga sudah banyak berjilbab, gemuk… walau masih tergurat sisa-sisa kecantikannya.

Bisa tebak yang mana saya ?

Read Full Post »

Berkali-kali saya melihat acara titik balik di Metro TV tentang mantan pecandu narkoba yang insyaf dan saat ini sudah hidup sukses.  Artis Top, Ulama kondang, dan yang baru saja saya toton adalah kehidupan masa lalu seorang dokter yang kini menjabat Sekjen Yayasan Cinta Anak Bangsa !

Semuanya (artis, ulama dan juga dokter tsb), dengan bangga menyatakan saya sudah coba macem-macem ….. ! makin lama nontonnya makin kesal saja …… berbuat tidak benar kok bangga !

Apa produsernya tidak memikirkan dampaknya bila anak-anak muda yang menonton menjadi berfikir :

“… ah mending nyoba deh … kan buat pengalaman…. nanti kan bisa berhenti ! kan.. banyak contoh pecandu bisa sembuh, baik dan sukses …”

Kita semua juga tahu ….Narkoba sangat-sangat berbahaya ….. siapa yang berani memastikan setelah mencoba pasti bisa lepas dari jerat narkoba ???

Saya berharap Metro TV sebagai media berita utama, lebih bertanggung jawab, lebih berhati-hati dalam menggarap program-program non beritanya …..

Apakah team Kreatif Metro TV tidak dapat membuat program pendidikan yang lebih berbobot sehingga resiko salah persepsi pemirsanya dapat ditekan.

Read Full Post »

Liburan tahun yang lalu, kami sekeluarga berkesempatan berkunjung ke negeri siam Thailand.  Seperti umumnya turis di bangkok, kami tidak melewatkan pertunjukan cabaret yang dimainkan oleh banci-banci cantik thailand. Coba lihat betapa cantiknya banci disana (foto dari dekat, setelah pertunjukan)….

Katanya bintang iklan cantik di sana banyak yang sebenarnya banci ….

Berikut stock foto saya satu lagi saat mereka beraksi dipanggung (karena di zoom, tanpa blizt & dicropping, maaf jadi kurang jelas… red .), agak seronok, tapi ini sebenarnya 2 foto yang relatif sopan dibanding foto lainnya ..hehehe…..

Selesai pertunjukan, para penari/penyanyi cabaret tsb berjejer di pintu keluar pengunjung.  Saking inginnya melihat / memotret dari dekat ( dan juga penasaran apakah bener banci atau perempuan asli ), saya berjalan keluar terlebih dahulu dari istri dan anak-anak saya, agar mereka tidak menunggu terlalu lama saat saya jeprat jepret.

Keinginan saya tersebut, mungkin nggak direstui …(at least oleh istri saya hehehe)….maka datanglah bencana tsb !

Begitu saya memotret banci cantik (foto pertama di atas) bersama salah satu penonton, kamera saya langsung dirampas oleh banci yang lain dan ia memaksa saya untuk berfoto bersama dengan rekannya.

Saya digeret dengan paksa berdiri di antara 2 banci yang ternyata kasar, kuat dan seram juga, lalu tangan saya pun dipaksa memeluknya (meletakkan dengan paksa tangan saya di tubuhnya…..) dan rekannya (banci) yang lain memotret kami bertiga !  Sekali lagi, saya diapit oleh 2 orang banci cantik berpakaian seksi dan tangan kiri dan kanan saya memegang tubuh palsu banci cantik dan seksi tsb.

Saat kamera memotret, saat itu pula istri dan anak saya sampai … karena jaraknya paling hanya 15-20 antrian di belakang…. tentu saja istri saya terhenyak dengan kejadian tersebut ! Lalu di depan istri saya, para banci tsb meminta saya untuk membayar 200 bath ! Karena yang pegang uang istri saya, maka istri saya dengan terpaksa akhirnya  mau membayar 50 bath kepada banci tsb, beruntung mereka mau dan mengembalikan kamera saya….

Dan anda tahu …..

Setelah kejadian itu….. istri saya ngambek hingga keesokan paginya, ia tidak percaya bahwa saya dipaksa berpose seperti itu… katanya : “dipaksa kok ayah ketawa”.  ya mosok saya mesti marah-marah seeh ?  tapi kejadian itu ……bikin kapok deh !!!

foto nya …… malu ah ! tidak sopan …..

Read Full Post »