Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Musik’ Category

“Lagu dulu rasanya lebih abadi ya, ….tidak seperti lagu sekarang… sebentar ngetop …lalu hilang…” begitu gerutuan generasi lalu ! seolah mengatakan karya-karya zaman sekarang kurang baik dibanding karya dahulu….

Benarkah demikian ? Pendapat ini sebenarnya sangat-sangat bias…! Semua yang lalu dan menjadi kenangan … selalu terkesan lebih indah…

Bahkan ….bila kita mengingat …beberapa kejadian pahit yang kita alami di jaman dahulu …kini dikenang sebagai suatu kenangan manis !

Sebenarnya, pendapat “lagu dulu lebih abadi” pertama kali saya dengar dari orang tua saya di tahun 70-80an dengan membandingkan karya di zaman itu dengan Ismail marzuki, dll.

Dan  sekarang… kakak saya dan rekan-rekan seangkatan saya mengatakan kembali hal yang serupa…. mereka membandingkan lagu saat ini dengan lagu-lagu Beatles, Bee Gess, Leonil Richie, Chrisye, Ebiet G ADE, dll…. dengan lagu anak-anak sekarang …..  Di mata mereka lagu lagu tsb lebih menyentuh hati dan terkesan abadi…..

Lalu bagaimana dengan karya Ada Band, Dewa, Keris Patih, Radja, Letto, hingga generasi terbaru seperti Andra & the Backbone, RAN, dll…..? Bandingkan album pertama Ada band (formasi baru) dengan album terakhirnya, Album Radja pertama dan terakhir ?Album Dewa (once) pertama dan terbaru …. kesannya secara umum…. yang lama lebih terkesan manis karena sudah menjadi kenangan ……

Buat saya… karya musik-musik anak-anak muda saat ini juga luar biasa…. sayapun sangat menyukainya…. 

Bias….. Ya Bias …..adalah salah satu kelemahan kita sebagai manusia dalam mempersepsikan sesuatu, membandingkan sesuatu ……

Menyadari hal ini …… akan berguna bagi kita, agar kita dapat lebih berhati-hati dalam membandingkan antara satu dengan yang lain hal.

Iklan

Read Full Post »

Jangan dikira beli karcis lewat calo lebih mahal … hal ini tidak berlaku pada hajatan Jazz akbar di Jakarta. Mulai dari Jakjazz hingga Java Jazz yang baru saja lewat …. saya selalu beli tiket lewat calo yang buanyak banget dari tempat parkir hingga pintu masuk.

Karena resminya mahal … jadi saya mending beli dari calo yang lebih murah ! Kok bisa ya ? ya… mungkin karena banyak undangan, sponsor dan panitia terlibat dimana mereka dapet karcis jatah gratis sementara karcis resmi muahal sekale…. maka menjamurlah calo-calo ini.

Di tempat parkir hingga pintu masuk … para calo selain menawarkan tiket masuk juga menanyakan apakah … kelebihan karcis ? mau dijual nggak ? Bayangkan lewat calo bisa lebih murah 50-60% dari harga resmi … siapa yang nggak tergoda ??? Maaf nih pak Pieter Gontha …. makanya kalau mau memasyarakatkan jazz ya… jangan mahal-mahal. Atau ini suatu terobosan strategy penjualan ? boleh juga !

Kebetulan saya hanya punya waktu malam minggu …. saya kebagian nonton idola saya jaman SMA dan kuliah dulu …. yaitu kelompok vocal “the manhattan transfer”. Walaupun mereka sudah opa-oma … tetapi tetap memikat ! harmonisasi pecahan suara, tehnik vocal individu, ekspresi dan penampilan sangat memikat.

Lagu yang populer di Indonesia seperti route 66, Smile again, juga lagu-lagu hitsnya yang lain seperti  Tutu, Java Jive, Tuxedo…, dan Twilight Zone…. telah mempesona penonton yang memenuhi plenary hall JHCC….. sungguh beruntung mendapat kesempatan melihat secara langsung the manhattan transfer, ….

Selain melihat Jody watley, kami juga berkesempatan menyaksikan kelompok anak muda berbakat asuhan glenn Fredly .. Pasto ! wah seneng rasanya melihat energi mereka … walaupun lebih banyak dibalut pop, dan stamina yang kurang prima sehingga terkadang agak lari … tapi tetep cool….. lagu-lagu pop seperti benci bilang cintanya radja ..hingga Ella! Ella! E, e, e…under my umbrella…. dengan irama pop jazz bikin semua ABG ikut bernyanyi … dan selanjutnya, mereka membawakan lagu yang kini sedang digandrungi …. Sempurna …. tetap dalam nuansa jazz ….. asyik….

Lagu “sempurna” ini pun dinyanyikan juga oleh Audy yang berkolaborasi dengan ayahnya sendiri Yopie item.  Sayang sound sistem yang kurang “sempurna”, management waktu yang kurang baik… membuat ermy kulitpun menjadi rada garing dengan promosi album barunya……

Artikel java jazz inipun dibuat juga oleh anak saya di WP dengan tajuk De javu Jazz dengan gayanya sendiri …..

Read Full Post »

Bunga Citra Lestari artis sinetron yang terjun ke dunia tarik suara membuat artis-artis lain ingin mengikuti kesuksesannya.  Sayang mereka sekedar ikut-ikutan tetapi tidak mengukur kemampuannya.

Bunga Citra lestari sukses sebagai penyanyi karena dia memang punya bakat menyanyi, tehnik yang baik, karakter suara kuat, unik.  Tapi coba lihat artis pengekor lainnya …. dengan suara pas-pasan mencoba peruntungan di dunia tarik suara ….

Kekhawatiran saya bertambah setelah adanya acara di indosiar yang mencangkok para artis untuk menjadi penyanyi ! Indra L . Brugman mungkin pengecualian…. Dia memang punya vocal yang khas/unik juga, darah dangdut yang luar biasa ….. tapi untuk yang lain … rasanya masih perlu diasah lebih lanjut …..

Waduuh …. apakah Melly Goeslaw, Adri Soebono, Indosiar …. tidak menginginkan kualitas musik dan penyanyi kita terus ditingkatkan ? tidak sekedar cari popularitas murahan ? sayang sekali saat perkembangan musik tanah air yang membanggakan (lihatlah band-band papan atas seperti Keris Patih, Dewa, Nidji, Gigi, Radja, Ada band, Maliq, RAN, dan juga penyanyi-penyanyi kita seperti Glenn, Tompi, Rio Febrian, dll) dinodai oleh arus pop yang menurunkan apresiasi seni …..

Semoga musik Indonesia semakin maju dan tidak terus mengarah pada penurunan mutu…. semoga !

Read Full Post »

Kemarin di3va yang dulu dikenal 3 Diva mengadakan konser untuk promo album baru mereka di balai sarbini dan disiarkan secara langsung oleh RCTI ! banyak sekali artis yang datang menonton dan juga bintang tamunya seperti Melly, Andra & the Backbone, RAN. Secara umum cukup menghibur.

Saya pribadi sangat mengagumi personil di3va tsb. Selain totalitas dalam profesinya, kualitas dan karakter mereka kuat sekali. Tapi menurut opini saya, konser mereka mengalami penurunan kualitas dibandingkan saat mereka bersinergi dengan Jay Subiyakto dan Erwin Gutawa. Inilah harga yang harus dibayar atas terpecahnya kolaborasi para jagoan di industri musik ….

Berikut beberapa contoh menurunnya kualitas menurut opini saya :
1. Saat mereka bernyanyikan lagu “ekspresi” dan turun ke bangku penonton … terlihat kekacauan dimana Titik memberikan mike kepada harvey, sementara ke 2 diva yang lain memberikan mike juga kepada yang lain… titiek sampai berteriak 2 kali… “harvey malaiholo” ….. tapi uthe dan KD terus sibuk juga dengan yang lain … sehingga terkesan kacau balau….tanpa persiapan …. spontan yang tidak enak dan tidak harmonis untuk didengar ….

2. Aransemen musik dan lagu secara keseluruhan juga terkesan kurang greget dan megah … pecahan suara, harmonisasi tidak lebih baik dari AB three rasanya. Maaf mas andi… saya sangat kagum dengan mas andi saat menangani Indonesian idol yang begitu cerdas, current (kata simon), asyik bangetlah…. tapi mengapa tadi malem kecerdasan dan kekinian mas andi seperti tertelan oleh bayang-bayang Erwin Gutawa …

3. Kostum … waduh…. jauh dari kesan Diva yang glamour …. bahkan celana panjang hitam Titiek DJ terlihat berlipat-lipat/kerut di bagian pahanya saat di close up … kedodoran ? atau cutting yang kurang pas dengan tubuh titiek yang kembali gemuk ?

4. Dialog atau perbincangan di antara ke 3 diva saat jeda antar lagu … juga terkesan tidak disiapkan secara matang….. spontan baik… tapi sebagai 3 diva harusnya perbincangannya bisa lebih berbobot….setiap kata mengandung makna dalam dan menghibur …. KD, Uthe dan Titiek malam itu seperti bingung berkata-kata mengenai cinta yang efektif ….

Beruntung ada hiburan dari RUN yang energik, dan juga bintang tamu lain serta banyaknya penonton kalangan artis dari titiek puspa, vina panduwinata, harvey, yuni shara, personil elfa singer, tika panggabean, presenter indi barenz & indra, erwin parengkuan, sampai mantan penyanyi cilik ira maya, dan banyak lagi lainnya ….

Sayang, sayang sekali kolaborasi yang luar biasa.. sebuah asset yang berharga dari panggung hiburan indonesia..kini sudah menjadi masa lalu saja….. saya tidak menyalahkan ke 3 diva yang cantik-cantik tsb, karena kelihatannya mereka dan manajemennya sudah berusaha maksimal untuk berunding dengan Erwin dan Jay … tapi akhirnya tidak ada kesepakatan yang diharapkan ……

Anak saya berkomentar wah .. kok jadi di3va ya ? … menurutnya Di3va  mengandung kata “die” di awal…. jangan-jangan karier mereka akan ….. ! Aduh…. semoga jangan ya ! ayo Titiek, Uthe dan KD buktikan bahwa keputusan kalian berpisah tetap akan mempertahankan kualitas …. lagu barunya lumayan enak di telinga kesan popnya kuat sekali ….

tapi untuk gelar konser perlu kerja keras lagi kelihatannya….. selamat berkarya …. saya tetap menantikan …karena termasuk pengagum anda bertiga ….

Read Full Post »

Pagi ini, saya sangat senang dan bangga karena masih ada putra bangsa ini yang bekerja sepenuh hati walau di jajaran pemerintahan.  Kompas, 21 feb pagi ini di halaman belakang menulis “UNTUNG SRAGEN PUNYA UNTUNG” !

Terus terang saya sangat haus akan orang-orang yang maksimalis ! artinya bekerja total all out … bukan sekedarnya… bukan yang penting kerja…..tapi selalu berusaha memberikan yang terbaik …..bahkan “beyond customer satisfaction” !

Siapa lagi ya yang maksimalis di Indonesia ?

Bagaimana dengan Band-band di Indonesia saat ini ? Ya… saya kira kita juga patut memberikan appresiasi positif pada band-band seperti Nidji, Keris Patih, Ada band, Radja, Gigi, Dewa,  dan band Ahmad Dani lainnya…. juga penyanyi seperti 3 Diva, agnes monica, Rossa, Glenn Fredly, dll ….

Mereka semua sudah menunjukkan kesungguhannya berbuat maksimal… all out untuk karyanya.  Hasilnya ? tentu selain kesuksesan dan materi yang mereka raih, musik Indonesia tetap eksis dan merebut hati serta tegar menghadapi serbuan musik asing !

Bagaimana dengan yang lain ? semoga ini jadi nafas baru perjalanan bangsa ini pada kehidupan yang lebih baik …..

Ayo selalu bersikap sungguh sungguh … kerahkan segala kemampuan untuk berkarya dalam segi apapun ……

Read Full Post »

Beberapa bulan terakhir, saya selalu mendengar radio yang sama dimana-mana….. di minimarket, di ruang tunggu, di kantin, di pintu tol, di warung, di kantor, di mobil ……. ruar biasa ! apakah anda pernah mendengarnya juga ?

Congrat buat stasiun baru tsb, sebagai pendatang baru langsung menohok dan menggeser para jagoan terdahulunya. Kalau saya tanya apa istimewanya radio ini ? jawabannya sama, …. lagunya enak-enak dan penyiarnya nggak terlalu banyak ngomong, “salah sambung” nya lucu…..

Tentu acungan jempol buat music directornya, produser “salah sambung” .. semoga bisa mempertahankan posisinya …..
Apa nama radio tsb ? tahu kan …. saya nggak bisa sebutin disini …karena nanti disangka iklan padahal saya nggak depet apa-apa dari mereka… hehehe,
Sekali lagi Congrat buat radio tsb !

Read Full Post »

Trans TV minggu malam menyiarkan acara …Garuda Indonesia …. Flying High …. dihadiri Menteri perhubungan, Menteri pariwisata, Menteri BUMN. Menteri keuangan juga memberikan komentar dan harapan……

Saya menonton acara ini memang sambil lalu, ditengah-tengah baca buku “Law of Attraction” yang lumayan menarik (kalau sempat nanti saya sharing juga).  Seingat saya ini bukan pertama kali garuda memproklamirkan manajemen baru … mulai dari ganti logo hingga saat ini, rasanya bukan kali ini saja Garuda berjanji akan memperbaiki diri …..

Beberapa jajaran direksinya begitu optimis dengan lagu baru Garuda bisa membawa perubahan dan menggerakkan seluruh karyawan garuda……sampai dibuat segmen “the making of garuda kebanggaanku..”

Saat lagu baru tersebut dinyanyikan oleh seorang penyanyi  Indonesia & Australia…(maaf saya lupa karena tidak populer) ….. kok ya… kurang greget ! Terkesan agak kasar, dinamika kurang terbangun ….. jangan-jangan mau hemat .. jadi penyanyinya pas-pasan…. sayang persiapan yang kesannya begitu luar biasa … puncaknya kok kurang klimaks …..Maaf mas Adhi MS, menurut saya lagu itu memang easy listening… tapi kesan saya kok kurang megah …entah karena arransemennya atau sound systemsnya atau penyanyinya….

Semoga, kurang gregetnya lagu tsb  tidak mengurangi semangat garuda dalam memperbaiki kinerjanya sehingga menjadi maskapai yang dapat dibanggakan.

Tapi point saya bukan di lagunya…. kegiatan marketing, membangun corporate culture … memang penting.  Tapi bagaimana Garuda Indonesia memperbaiki manajemen internalnya …..membuat sistem operasi dari jasa maskapai ini menjadi excellent ….. ? Program perubahan dan pemastian ke arah operational excellent kok tidak terlihat atau disinggung-singgung ? kalau manajemen internal tidak diperbaiki….. maka marketing seperti menjual pepesan kosong saja …..

Semoga garuda Indonesia sudah mempersiapkan semuanya lebih baik dari yang sudah-sudah ….

Ya semoga ……Garuda bukan lagi kepanjangan dari …..GuARantee fUr DelAy ……

Read Full Post »

Older Posts »