Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘Pilpres 2014’

Serunya pilpres kali ini luar biasa, jokowi effect membuat pemilu kali ini menjadi lebih seru… perseteruan antara kubu Prabowo vs Jokowi yg dianggap sebagian masyarakat seperti perseteruan hitam dan putih menyebabkan suhu persaingan semakin meningkat. Semoga ini bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua….

Saya mencoba menganalisa kekuatan kedua kubu dng memperkirakan persentasi suara dari tipe pendukungnya. Namun karena saya memang pendukung Jokowi, saya lebih menganalisa seperti apa kekuatan kubu Prabowo. Saya penasaran juga mengapa Prabowo bisa makin banyak pendukungnya ? Berikut ulasan bebas dan sederhana dari saya… jangan emosi membaca analisis gaya saya ini ya…silahkan menanggapi dng baik dan sopan.

Siapa saja dan seperti apa pendukung Prabowo menurut pengamatan saya.. sbb :

1. Mesin dan simpatisan PKS

  • Ini yg paling solid. Mesin partai PKS patut diacungi jempol… produktif dan solid. Motivasinya menurut saya lebih emosional… tapi sangat kuat….terlihat jelas sangat anti jokowi…agak membingungkan memang… kenapa membingungkan ? ini analisa saya :
  • Awalnya mereka anti Jokowi karena isu SARA.. Jokowi dianggap non muslim ..cina…bahkan antek yahudi… walaupun terbukti Jokowi muslim dan bukan cina serta secara fakta justru prabowo yg lahir dari lingkungan keluarga non muslim (ibunya menado kristen, adiknya  juga) yg mana hal ini dulu menjadi alasan tdk memilih jokowi. Tapi dng kenyataan ini… pemilihnya tetap taat anti Jokowi.. bahkan terus mencari kekurangan Jokowi. Disinilah kehebatan kreatifitas dan sistem kerja mesin partai PKS…
  • Jokowi jg dianggap selalu memilih wakil non muslim… padahal Ahok adalah usungan partai gerindra yg sekarang mereka dukung. Mereka tetap menutup mata dng kenyataan ini, dan tetap dng pendapatnya jokowi bahaya karena dekat dan sering dan akan terus bekerjasama dng non muslim.
  • Jokowi dianggap dikelilingi oleh org2 non muslim dan padahal gerindra juga banyak anggota non muslim dan juga sama dng pdip bukan partai islam. Tapi mereka memandang pdip lebih non muslim dibanding Gerindra….lagi lagi penggiringan opini dari mesin partai bekerja efektif disini.
  • Jokowi karena bagian dari pdip ..  pdip dianggap partai sarang preman… padahal buktinya Hercules preman kakap peliharaan Gerindra dan bbrp waktu lalu pasukan Hercules dan Herculesnya ditangkap dan dipenjarakan oleh Jokowi, hanya Jokowi yg dng tegas dan berani melakukan ini, sementara bertahun2 justru para preman dipelihara semua partai politik termasuk pdip…demikian juga partai pelindung preman tanah abang.. seperti PPP dng H Lulungnya… Jokowi beserta Ahok berani melawan kepentingan preman DPR dan DPRD….mereka menutup mata dng kenyataan itu.. tetapi hanya melihat Jokowilah yg negatif…….
  • Berita terakhir dikatakan Jokowi adalah bagian dari syiah….padahal setelah disodorkan berita bahwa prabowo menjamin perlindungan untuk syiah, kelompok inipun tanpa alasan jelas tetap khawatir dng berita syiah Jokowi tetapi tdk dng berita syiah Prabowo….luar biasa…
  • Dengan militan dan solidnya kelompok PKS ini kemungkinan mereka bulat mendapatkan suara 7%, sesuai hasil Pileg.

2. Gerindra

  • Karena soliditas partai ini tdk sekuat PKS, saya menempatkan Gerindra diurutan kedua….
  • Kalau ini sungguh pantas membela mati2an mendukung jagoan partainya ..secara logis ini masih wajar dan mereka juga militan. Syang tidak sesolid PKS… mengapa ?
  • Cara partai ini yg kurang elegan dengan menjelek-jelekkan Jokowi bahkan melakukan penyebaran fitnah…membuat internal partai tdk semua setuju. Walau bagaimanapun saat pilgub hingga sebelum pencapresan Jokowi, mereka masih mendukung dan melihat Jokowi sbg tokoh yg baik. Namun sekonyong-konyong berubah menjadi membencinya, mengolok-olok tidak amanah karena meninggalkan tugas (padahal saat pilgub, gerindra mendukung Jokowi meninggalkan solo sebelum masa jabatan ke dua selesai). Perubahan tiba-tiba ini seolah menelan ludah sendiri… tentu saja menjadi perang batin sebagian kader Gerindra. Efeknya sebagian pengurus dan simpatisan balik dukung Jokowi…atau menjadi Golput dan apatis….
  • Tapi mesin partai ini juga patut diacungi jempol …produktif dan agresif seperti sifat Prabowo.
  • Perhitungan suara maksimal dari kelompok ini diperkirakan 10 % suara . Dua persen dari pemilihnya sat pileg diperkirakan boikot atau berlawanan.

3. PAN, Golkar dan PPP

  • Menurut saya ini lebih banyak elit partainya…. Mesin partai kurang kuat. Namun secara urutan kekuatan PAN yg menempatkan Hatta Radjasa sbg capres lebih solid.
  • Golkar dan PPP secara terang benderang elit nya terpecah… apalagi grass rootnya…
  • Suara yg mungkin terkumpul .. PAN+Golkar+P3 = 12 % suara saja (dari seharusnya 27%).

4. Demokrat

  • Partai ini juga pecah… tetapi yg mendukung tetap memberi kontribusi kuat karena masih adanya mesin partai yg digunakan.
  • Untuk optimis bisa mencapai 5 % suara dari kelompok ini.. karena barisan sakit hati thd Jokowi pun masih banyak di kelompok ini… sakit hatinya pun kurang jelas alasannya.

5. Pecinta Pak Harto

  • Kelompok ini juga menganggap Prabowo adalah representatif keluarga Soeharto.. dng slogannya “penak jamanku toh” cukup kuat juga menggiring opini kerinduan akan orde baru..
  • Walaupun kecil tapi cukup solid juga….mungkin masih ada 1 % suara

6. Pegawai Negeri

  • Pegawai negeri yg khawatir akan tdk bisa lagi leluasa korupsi dan cukup takut dengan perubahan birokrasi yg kemungkinan terjadi jika Jokowi naik…umumnya juga menolak Jokowi…. Namun ini jg tidak semua…
  • Kelompok ini saya perkirakan sekitar 1%

7. Dokter & Profesi lainnya yg merasa terancam serta barisan anti Jokowi lainnya

  • Sebenarnya agak mengherankan para dokter ini…dengan kecerdasannya tidak bisa melihat secara gamblang mana yg lbh baik…
  • Analisa saya, sebagian dokter ini merasa terganggu dng program KJS Jokowi..merasa kesejahteraannya terancam dan RS menjadi rugi… ini saya kira karena salah paham. Entah karena sosialisasi yg kurang sempurna sehingga para dokter dan rumah sakit menjadi merasa dirugikan, atau memang ada provokator handal sesama dokter yg menciptakan opini buruknya Jokowi. Jika saja para dokter mau lebih memahami konsep dan sistem KJS Jokowi seharusnya tdk ada yg dikhawatirkan. Karena sdh terlanjur salah paham… mereka menjadi militan anti jokowi. Bahkan mereka menjadi mudah percaya bahwa jokowi pencitraan… kampungan…. nggak ada isinya… bodoh… bukan seorang leader…..
  • Kenyataannya KJS mendapat berbagai penghargaan bahkan terakhir menteri kesehatan memberikan apresiasi terhadap konsep ini.
  • Profesi lainnya yg juga mungkin terancam karena program jokowi saya kira alasannya salah paham atau terbawa provokasi sehingga di mata mereka jokowi jeleknya minta ampun…
  • Salah satu contoh kelompok profesi lain yg terpengaruh adalah Guru.  Sebagian Guru juga ada yg takut memilih Jokowi, karena mendapat fitnah bahwa Jokowi akan menghapus tunjangan Sertifikasi Guru… beruntung ini sudah dibantah langsung oleh Jokowi, namun yg sudah terlanjur percaya sulit juga diubah.  Kemungkinan profesi tertentu  termakan fitnah yg dihembuskan kubu Prabowo… bisa jadi… namun sy sulit memprediksi dan menganalisanya.
  • Kelompok ini mungkin tdk significant dlm perhitungan suara, tapi di sosial media cukup terdengar…

Nah dari hitungan di atas pendukung Prabowo saat ini sdh berkisar 36%. Ini sepertinya memang pencapaian luar biasa dari kerja keras dalam 3 bulan terakhir dari tim suksesnya. Dimana awalnya Popularitas Prabowo hanya belasan persen saja. Namun jgn lupa riset2 tersebut dilakukan dng jumlah calon lebih dari 2. Jika dari riset head to head Prabowo dng Jokowi CSIS Maret 2014, suara prabowo sdh diprediksi meraup 28,3 % sementara Jokowi 54,3 %.

Menurut saya kenaikan sekitar 8% itu (dari 28% ke 36%) …karena faktor koalisinya dimana PKS dan PAN serta Golkar yg cukup significant. Jadi tdk terlalu heran.. dan rasanya tim sukses Gerindra yaa ternyata tdk hebat2 amat…

Nah, bagaimana dng Jokowi yg dikatakan menurun ? Kalau dari dukungan partai dan simpatisannya.. PDIP+Nasdem+PKB+Hanura+PKPI … ini hanya sekitar 18+7+7+5+1 = 37% . (asumsi PKB tdk solid) Namun Jokowi diuntungkan dari limpahan grassroot partai Golkar, PPP, dan mungkin demokrat .. anggaplah 5+2+3 = 10%an ..jadi Jokowi diperkirakan saat ini sudah bisa meraup 47%.

Lalu bagaimana dng sisanya yg 17% …? Sy kira bisa jadi mereka sdh menetapkan pilihan namun saya tdk bisa prediksi. Dari perhitungan sederhana ini saja terlihat bahwa swing voters tdk sebesar yg digembar gemborkan 40%an, seharusnya swing voters lebih kecil dari nilai ini….karena dari 17 % yg tdk bisa saya prediksi, bisa jadi mereka sdh menetapkan pilhan dengan mantab . .. nilai ini dengan asumsi jumlah pemilih pilpres sama dengan pileg yg lalu.

Jika golput yg lalu sebesar 27% sebagian ikut karena jokowi effect … misalnya 20%nya .. maka komposisi suara Jokowi, Prabowo dan yg belum diketahui menjadi Jokowi 44%, Prabowo 33%, belum diketahui 23%.

Jika golput pileg yg akhirnya mau aktif memilih di pilpres tsb 70% nya memilih Jokowi (krn jokowi effect..maka logis sebagian besar memilih Jokowi).. maka Jokowi sdh bisa mengantungi 49% suara. Nilai ini tentu saja belum aman…..…

Ayo para pejuang masing2 kubu rebutlah swing voters dan teruslah memberikan infomasi kehebatan masing2 capres … posisi masih bisa berubah dan kedua kubu masih punya kans untuk menang….selamat berjuang… namun berjuanglah dng elegan …
Berilah informasi dengan data dan fakta bukan fitnah… dan terbukalah dengan fakta positif dan negatif kedua belah pihak… sehingga kita menjadi pemilih yg cerdas dan menghasilkan pemimpin terbaik dari pilpres kali ini…. Semoga Indonesia hebat bisa segera terwujud dengan kontribusi kita…

Salam Indonesia Hebat !!!

Read Full Post »

Banyak yg mengatakan seperti itu dan percaya bahwa Jokowi memang seperti itu. Marilah kita bahas satu persatu hal tersebut.

Jokowi Pencitraan Semata..!!!

Citra Jokowi memang meroket .. semua media meliputnya… Jokowi jongkok, ikat sepatu, masuk got, garuk kepala, naik sepeda …apapun diberitakan media.  Jokowi kerja, media mengikuti…. Pantes saja popularitasnya meroket .. Jokowi jadi media darling….

Salahkah Jokowi  ? apakah Jokowi pepesan kosong yg dijadikan umpan utk pencitraan ? Yuk simak sedikit perjalanan dan apa yg dilakukan  Jokowi.

Sejak menjadi Walikota Solo dan berhasil mengubah kota Solo lalu terpilih kembali menjadi walikota yg kedua kali tanpa kampanye besar ..tanpa baliho dan poster dimana2… Jokowi merebut lebih dari 90% pemilih….. Adakah tokoh lain yg seperti ini ? …dengan prestasi lokal yg extraordinary ini tentu media menjadi tertarik dan meliriknya. Prestasi di Solo menerbitkan kartu kesehatan dan kartu pendidikan untuk rakyat… relokasi PKL yg berhasil … bis wisata dan kereta wisata solo…. Menjadi buah bibir….Media mencari Jokowi …

Kemudian Walikota Solo Terbaik ke 3 di dunia ini pun melenggang ke Jakarta tetap dengan kesederhanaannya. Tokoh yg telah selesai dengan dirinya sendiri ini menunjukkan ketulusannya, apa adanya… berbeda dng pejabat publik yang ada yg perlente, jaim, protokoler dan jaga jarak… dia menjadi antitesa… media sangat tertarik dng tokoh yg berbeda dan berkarakter kuat ini…. Jokowi tdk punya media…. Tapi Jokowi bersahabat dng media… dia piawai menjadikan Media sbg public relation gratis…..

Dengan pertarungan seru yg dibayangi isu sara… Jokowi bersama dng Ahok berhasil merebut hati warga Jakarta… Ia pun menjadi DKI1.  Hari pertama dia menjabat langsung “blusukan”…. Media tentu saja senang menjadikannya berita…. Ini pejabat berbeda… turun ke jalan… bersentuhan langsung dng rakyat…. Rakyat mencintainya…. Media terus mengikuti gerak geriknya…. Semua media… berbagai reaksi dari pejabat lain dan pengamat… ada yg memuji ada yg mencemooh… Jokowi seakan tak perduli.. dia tetap blusukan.

Lalu apa hasil blusukannya ?

  1. Pelayanan publik di jajaran pemda DKI berubah total….. menjadi customer oriented, jelas ada Key Performance Indicatornya, cepat, tanggap, bersih dan tertib. Anda bisa lihat langsung ke loket kelurahan/kecamatan hingga walikota….tak puas dng kondisi fisik saja yg berubah anda bisa tanya masyarakat yg datang kesana… apakah pelayanan menjadi lebih baik atau buruk….Ini nyata hasil blusukan.
  2. Waduk Pluit dan Waduk Ria Rio ditata…. Warga direlokasi ke rusun yg memadai, diberi gratis fasilitas kulkas, TV….. warga senang…. Ada provokator/preman yg punya bisnis sewaan marah…bahkan bawa nama partai gerindra dan pdip… semua ditaklukan Jokowi ahok.. dng komunikasi dan diplomasi makan bersama beberapa kali. Waduk pluit yg kumuh diubah jadi taman yg asri dan menyenangkan juga waduk Ria Rio… walau belum selesai sepenuhnya..tapi ada progress nyata… semua diliput media.. karena jadi berita yg bernilai…ini loh hasil pejabat yg bener2 kerja…. bukan pencitraan….
  3. Tanah Abang & Premanisme, Tanah Abang yg semrawut dan tdk pernah ada yg berani menyentuhnya di datangi Jokowi… hasilnya…pedagang PKL dipindahkan, lalu lintas diurai kemacetannya, PKL diberi tempat gratis 6 bulan dan dibantu promosi…. Hanya Jokowi ahok yg berani menumpas preman secara terang terangan… Haji Lulung dilawan… Hercules pun ditangkap… Adakah pejabat lain yg dng tegas memberantas atau berani melawan preman ? Preman ditertibkan dan disalurkan atau dicarikan pekerjaan/penghasilan….tentu ini jadi berita media yg menarik….
  4. Bantaran kali dikeruk besar besaran… dipinggir kali dibuat jalan inspeksi.. warga direlokasi ke rusun secara bertahap… karena banyak sekali yg hrs direlokasi… tapi ini nyata berjalan.. ada progress nyata…berpuluh2 tahun tanpa aksi nyata… Jokowi melakukan dng tenang namun kerja keras..melalui diplomasi kerakyatan dan blusukan. Media tentu ingin memberitakan juga hal ini…
  5. Kartu Jakarta Sehat (KJS) dan Kartu Jakarta Pintar (KJP) tanpa berlama-lama langsung di launch program pro rakyat ini…. Disana sini memang masih banyak yg harus diperbaiki… tapi ini nyata membantu rakyat. RS komplain karena lebih repot dari program terdahulu jamkesda (jamkesda rakyat dibuat repot dng harus daftar ini itu), para dokter juga merasa dibayar lebih murah dan krg pantas, beberapa kartu dianggap salah sasaran.. semua keluhan didengar dievaluasi… tapi program ini terus berjalan dan memberi berkah buat rakyat. Hiruk pikuk inipun tak luput dari pemberitaan… Jokowi terbuka saja dng semua itu…
  6. Kampung Deret. Awal peluncuran banyak reaksi penolakan dari warga kampung kumuh DKI karena khawatir digusur… setelah sukses dng kampung deret tanah tinggi dan petogogan.. sekarang semua minta dibangun kampung deret… kampung deret adalah program gratis perbaikan rumah warga dan lingkungan dng dana 54 jt per rumah.. dikelola bersama warga setempat.  Bukan hanya rumah mereka yg sekarang cantik dan layak… perubahan perilaku terhadap kebersihan warga kampung juga nyata ke arah yg lebih baik….. anda bisa lihat langsung ke lokasi kampung deret tersebut dan bertanya pada warga disana….
  7. Mengatasi Kemacetan. Proyek MRT yg sdh bertahun2 dibuat perencanaannya tapi terus dihalang halangi oleh industri otomotif… Jokowilah yg berani dan segera mengeksekusi. Dia pun dng terbuka mengatakan sy hanya mengeksekusi karena blue print sdh ada dari jaman dulu…. Busway pun ditambah pengadaan bus nya.  Metro mini dan angkutan lain yg memungkinkan diintegrasikan. Namun proyek MRT memang membutuhkan waktu lama… Jokowi ahok secara terbuka mengatakan hal itu….
  8. APBD naik hampir 2 kali lipat.  Thn 2013 APBD DKI 47 T dibuka secara transparans.. masyarakat bisa akses langsung…. Dan dng dana tsb jokowi ahok leluasa memberi fasilitas pada rakyat spt KJS, KJP, tambahan bus way, relokasi warga ke rusun, dll. Th 2014 APBD naik menjadi 72T… mendagri yg sempet berselisih akhirnya angkat topi pada Jokowi
  9. Hal lainnya. Masih banyak hasil kerja Jokowi yg lain seperti dlm bidang seni dan budaya, misalnya menyelenggarakan berbagai festival dan karnaval di Jakarta,  mengharuskan menggunakan pakaian betawi pada hari jumat (yg kemudian diikuti oleh Bandung & daerah lain), membangun dan renovasi terminal dng karakter Jakarta (proyek percontohan terminal manggarai telah selesai), bis wisata, revitalisasi kota tua sdh dimulai, dll.

 

Media mengikuti.. media meliput…. Ya karena Jokowi memang pantas diliput.. terus bekerja secara nyata utk rakyat DKI.. tetap dengan kesederhanaannya… keterbukaannya… Coba bandingkan dng tokoh yg menguasai media…. Lalu memanfaatkan media tsb utk iklan dirinya…. Apakah sama efeknya ??? Apakah Jokowi pencitraan semata…….atau pemimpin terdahulu dan pemilik media yg melakukan pencitraan ? anda bisa analisa sendiri berdasarkan fakta yg saya sampaikan di atas….

 

 

JOKOWI BONEKA

Jokowi dituduh boneka Ibu Megawati… bahkan beredar foto Jokowi digendong kain…karena Jokowi membutuhkan restu Megawati menjadi capres.  Jokowi memang harus diusung partai untuk menjadi presiden. Dan Jokowi dengan perlahan berhasil menaklukan Mega. Pada saat akan menjadi gub DKI, sebenarnya Mega dan PDIP hanya akan mencalonkan menjadi wagub. Jokowi dng tegas mengatakan “jika bukan DKI1 saya lbh baik tetap di Solo” atau menolak dng tegas, dan akhirnya Mega serta PDIP pun sepakat mengusung Jokowi menjadi DKI1.

Jokowi pun tegas saat harus berbeda pendapat dng gub jateng Bibit Waluyo yg nota bene atasannya sesama kader PDIP saat dia menjabat walikota Solo. Tapi Ia tetap santun… tdk menampakkan permusuhan atas perbedaan prinsip. Jokowi adalah komunikator ulung…sama sekali bukan tipe boneka… tapi jitu dlm strategi dan komunikasi.

Sebaliknya Prabowo melalui Gerindra mencalonkan Jokowi jadi gub DKI 2012 dng harapan Ia akan didukung oleh Jokowi menjadi capres di 2014.  Namun Jokowi setia pada rakyat dan bangsa… tdk mau jadi boneka siapapun. Maka beranglah Prabowo saat Jokowi akhirnya bersedia menjadi capres melalui PDIP, Prabowo merasa dikhianati. Pihak Gerindra pulalah yg menyebarkan isu presiden boneka….lagi lagi lawan yg menyebar isu miring… khusus Prabowo memang terlihat panik sekali.. sehingga menyerang bertubi tubi dng perjanjian batu tulis, puisi sindiran boneka, asal santun dll.

Jadi Jokowi selalu dilawan oleh isu yg berlawanan dng buktinya… spt pencitraan di atas yg nyatanya memang citra terbentuk dng sendirinya dan juga boneka …justru krn dia tdk mau jadi boneka siapapun, termasuk PDIP dan Megawati.

 

JOKOWI PLIN PLAN

Baru dua tahun menjabat di Solo dia lompat jadi Gub DKI,  satu setengah tahun menjabat Gub lompat pengen jadi presiden. Ini tidak komitmen pada tugas dan haus atau serakah akan kekuasaan….benarkah begitu ?

JIka anda berprestasi di sekolah… di sekolah unggulan sekarang ada kelas akselerasi yg menampung anak anak berbakat dan mampu belajar lebih cepat dari rata rata. Dengan akselerasi anak lbh cepat lulus dan naik kelas. Nah jokowi juga demikian, karena prestasi dia cepat naik kelas.  Atau coba posisikan anda sbg karyawan perusahaan lalu diangkat menjadi kepala divisi…anda disumpah untuk bekerja sungguh sungguh dan memperbaiki segala kekurangan… dalam 2 tahun kinerja anda luar biasa… lalu diminta menjadi direksi oleh pemegang saham (dlm kasus Jokowi, pemegang saham adalah rakyat indonesia)… menolakkah anda ? tentu tidak kan…

Nah yg membuat isu ini pun adalah org2 atau pihak yg gerah karena jika Jokowi nyapres… maka yg lain kecil peluang untuk menang…. Jadi berbagai cara dilakukan berbagai isu miring dibuat agar Jokowi tdk menjadi presiden. Ayo lebih cerdas melihat fakta dan isu…

 

JOKOWI ANTEK ASING

Bingung kehabisan peluru, maka dimunculkanlah isu Jokowi antek asing.  Contoh saja, Jokowi setelah beberapa saat dilantik menjadi gub… berbondong-bondong dubes asing ingin bertemu dngnya dan menawarkan bantuan untuk Jakarta.

Tapi saya baru melihat/membaca ada gubernur yg berani menolak tawaran bantuan dari pemerintah AS. Beliau dng santun mengatakan saat ini belum ada kebutuhan bantuan dari AS. Lihat berita kompas 5 Juni 2013 https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=2&cad=rja&uact=8&ved=0CC4QFjAB&url=http%3A%2F%2Fmegapolitan.kompas.com%2Fread%2F2013%2F06%2F05%2F17212591%2FAmerika.Tawarkan.Bantuan..Jokowi.Bilang.Belum.Perlu&ei=OhhGU4SVAeXMiAe-gYFI&usg=AFQjCNF_VnR9GfA98SGpCUMmHdWcuOXobQ

Dari sini terlihat bahwa Jokowi tdk mau dan tidak mudah dikendalikan oleh pihak asing sekalipun dng iming-iming bantuan.

 

JOKOWI KORUPTOR

RAPBD yg dibuka secara transparans kepada masyarakat, bahkan KPK menyatakan contohlah DKI untuk transparansi anggaran sdh mematahkan dengan sendirinya tuduhan tsb.  Kasus bus berkarat pun dia buka secara transparans bersama ahok bahkan meminta KPK mengusut hal ini di pemda DKI.

Jokowi bersama basuki membangun sistem e-budgeting, sistem lelang yg birokratis dan potensi permainan banyak dipangkas menjadi e-katalog… dan sederet masalah perbaikan administrasi yg mengarah pada keterbukaan.

Jokowi Ahok yg satu2nya memperlihatkan gajinya pada publik juga pajak yg dibayarkan secara transparans.

Jelas jelas Jokowi dicintai rakyatnya karena bersih dari korupsi, terbukti dlm rekam jejak… tapi dibuat juga tuduhan yg bertolak belakang dng kenyataannya. Jika Jokowi tersingkir justru para koruptor lah yang akan bergembira…

 

JIKA TERPILIH NANTI PEMILIHNYA AKAN KECEWA SETELAH SATU TAHUN SPT SBY

Jokowi beda sekali dengan SBY. Jokowi bukanlah pencitraan kosong. Jokowi citranya baik karena memang kinerjanya baik..terbukti bekerja keras untuk rakyat… mengembalikan hak rakyat akan pendidikan, kesehatan pangan dan papan.

Jokowi dipilih kedua kali oleh warga solo dengan suara lebih dari 90 %… tanpa kampanye hingar bingar, tanpa baliho dan berbagai poster di jalan…. Dia makin lama …justru makin dicintai rakyatnya. Hingga kini warga Solo tetap mencintainya…

Demikian juga warga DKI .. dng bangga mendorong orang baik ini menjadi calon presiden. Dengan harapan masalah jakarta lebih cepat selesai dng keterlibatan pusat, dan juga bisa memperbaiki bukan hanya jakarta tapi seluruh Indonesia.

Bayangkan APBD DKI Jakarta sekarang 72 T, saat jaman Foke hanya sekitar 40-an.. dan tdk jelas kemana saja larinya APBD itu… tahun 2013 sebesar  47 T dibuka ke publik oleh Jokowi Ahok…skrg 72T juga dibuka ke publik secara transparans… masyarakat dapat mengawasi… bagaimana bila Jokowi mendapat kesempatan memimpin Negara ini ? wah… Indonesia akan menjadi negara kaya kembali… karena memang kita adalah negara kaya yg selama ini dirampok habis oleh pejabat2 dan DPR yg koruptor.

 

PENUTUP

Saya tidak ada hubungan dengan Jokowi dan apalagi PDIP, saya rakyat biasa yg berharap Indonesia berubah menjadi lebih baik.  Saya hanya anak seorang pejuang 45… saya merasa terpanggil untuk ikut berjuang membela Tokoh yg baik dan tidak terkecoh oleh tipu muslihat, provokator para koruptor dan politikus tak bermoral.

Kita harus menyelamatkan tokoh sebaik Jokowi ini… jangan mudah terprovokasi oleh org-orang atau pihak yg terganggu kepentingannya krn tdk bisa korupsi lagi. Belum tentu kita dapat tokoh seperti ini 50 thn ke depan.  Jokowi bukanlah dewa… tentu dia juga ada kekurangan sebagai manusia, mungkin juga ada atau banyak org sebaik Jokowi … namun kini yg sdh di depan mata dan berani tampil menjadi calon presiden hanya Jokowi. Adakah saat ini yg lebih baik dari Jokowi ?

Ayo rapatkan barisan berjuang utk Indonesia yg lebih baik… Indonesia Hebat. Jika kita menjadi bagian dari perjuangan ini.. kelak kita akan bangga pada anak cucu cicit kita bahwa kita menjadi bagian dari perjuangan mengubah Indonesia menjadi lebih baik … Indonesia Hebat !!! Insya Allah ….

 

Save Jokowi … JKW4P !!!

 

Read Full Post »