Untuk orang tua yang akan atau baru menyekolahkan anaknya di program internasional, semoga tulisan ini bermanfaat. Kebetulan anak saya sudah menyelesaikan ujian cambrige O Level untuk Fisika & Matematika… dan alhamdulillah ybs mendapat nilai terbaik untuk keduanya yaitu A* ( baca : A star !).
Saat memilih kelas internasional ini, segudang impian dan harapan muncul di benak kami. Tapi ternyata menyekolahkan anak di program internasional saat ini tidaklah mudah. Baca juga suka duka saya yang lain, (ada 6 tulisan) mengenai sekolah internasional ini.
Dari berbagai kesulitan tsb (kesiapan guru-guru, pendampingan ketat orang tua, tekanan pengurus WOTK terhadap sekolah, beban berganda anak-anak, perilaku remaja)…. setelah memasuki tahun kedua, kesulitan sedikit-sedikit mulai teratasi (walau masih banyak kekurangan, dan tidak menurunkan bimbingan pada anak dan tekanan pada sekolah), dan kebingungan/kekhawatiran orang tua mulai menurun.
Kelas internasional dengan biaya yang sangat tinggi dan beban berganda tsb pada kenyataannya adalah pilihan orang tua dan anak. Selain nantinya tetap harus mengikuti ujian nasional di kelas 3, mereka harus ikut ujian yang diselenggarakan cambrige international yang berpusat di Inggris.
Ujian Cambrige untuk Kelas Internasional SMUN hanya untuk 5 mata ajaran yaitu Matematika, Fisika, Kimia, Biologi dan Bahasa Inggris.
- Tahap pertama mereka harus mengikuti ujian O level untuk mat, fis, kim dan bio plus ESL untuk bhs inggris. Ujian O level ini bisa diambil kelas 1 atau atau kelas 2 tergantung kesiapan anak dan gurunya. Bila sudah mendapatkan sertifikat O level, anak bisa melanjutkan sekolah langsung ke luar negeri melalui jalur college (diploma) yang biayanya lebih murah … setelah 6 bulan – 1tahun diploma bisa melanjutkan ke S1 sekitar 3 tahun di luar negeri. Ini tentunya bila orang tua mempunyai biaya sendiri menyekolahkan anaknya ke luar negeri.
- Setelah O level, anak-anak bisa melanjutkan ujian A level untuk mat, fis, kim, dan bio. A level ini cukup sulit karena ini seperti Ujian SMA, ditambah dengan Tk persiapan di perguruan tinggi (atau foundation programe). Jadi dengan Sertifikat A level, anak bisa langsung melanjutkan S1 di luar negeri dengan lama waktu 3 tahun, tanpa perlu ikut foundation programme. Kalau lulusan SMA reguler dengan ijazah UN, masih harus mengikuti program foundation.
- Karena A level ini cukup sulit, kita juga bisa memilih untuk ujian dalam 2 tahap (biaya pun 2 kalinya) menjadi AS level dan A2. selanjutnya sama dengan point 2. Dengan sertifikat A level, bila nilai sangat baik (A*), mempunyai kesempatan mendapatkan beasiswa di beberapa perguruan tinggi top dunia.
Anak-anak sebenarnya boleh memilih apakah akan ikut ujian-ujian cambrige ini atau tetap fokus kepada UN….. dan untuk mengambil A level juga anak-anak boleh memilih mata ajaran apa yang akan diambil. Ini sebenarnya tergantung jurusan yang akan diambil di S1(di luar negeri) nanti.
Jurusan tertentu, hanya mensyaratkan biologi dan matematik, Jurusan lain mensyaratkan matematik, fisika, kimia. jadi, sejak kelas 2 SMA…. anak-anak perlu mulai menetapkan jurusan yang akan dia pilih nantinya.
Disini, saya kembali mengeluhkan sistem pendidikan kita yang membebani anak-anak sma dengan banyak mata ajaran… sementara SMA di luar negeri…… mata ajaran sudah mengarah pada jurusan nantinya, lebih spesifik….. Di Indonesia, pembagian hanya sebatas IPA, IPS dan Bahasa. Anak SMA pulang hingga jam3 atau 4 sore setiap hari ….. tapi mutu ….. ???? beban banyak dan anak-anak tidakfokus, hasilnya …. ????
Semoga, tulisan ini bisa membuka wawasan para orang tua yang akan dan sedang menyekolahkan anaknya di program internasional dan juga memberi inspirasi kepada petinggi pendidikan kita …..


[...] Untuk yang nagih masalah sekolah dan pendidikan, silahkan baca : Ujian Cambrige Kelas Internasional SMU [...]
waw, si bapak nulis lagi stelah lama vakum..
hehe
numpang komen wis..
bio esl kim hrs lbih oke lah!
mat fis saya ndak oke nih..
Dear Pak Progo Harbowo. Saya seneng baca tulisan bapak, karena saya saat ini sedang maju mundur untuk mengikutkan anak saya di kelas internasional. Kalau boleh tau dulu biaya anak bapak 1 tahunnya berapa? Saya dapat info untuk smun di tahun 2005-2006 setahunnya 25 juta. Tapi katanya ortu mesti nambah biaya lagi untuk fasilitas dll. Kalau boleh tau saya ingin tau pengalaman anda.
JW
Untuk biaya kelas international SMUN di tahun pertama betul pak sekitar 25 jt. Tapi ini bervariasi antar SMU. 2 Tahun ajaran yl, saat anak saya masuk biayanya sekitar 26 juta sudah termasuk biaya fasilitas, uang bangku/gedung dll yang dipungut hanya tahun pertama saja.
Mohon diperhatikan biaya tsb tahunan. Jadi saat naik kelas 2 kita harus bayar lagi 18 jt an( di sma anak saya), sedang di sma lain lebih tinggi.
Mau nanya, Pak.
Emang di kelas internasional gurunya pada bisa ngajar pake bahasa Inggris?
Pak,saya murid salah satu SMAN Internasional…Di sekolah saya biaya ujian seperti IGCSE Exams, AS Level Exams, dan A level Exams tidak dipungut biaya lagi, sudah termasuk pada biaya yg bapak bayarkan pada saat tahun ajaran baru…Walaupun putra atau putri anda menempuh ujian yg banyak dan bertubi” (Sayapun merasakannya) tapi keuntungan yg akan putra-putri anda raih sangatlah menguntungkan putra atau putri bapak…
Di sekolah saya biaya tahun pertama sebesar 32.5 juta Rupiah,itu sudah termasuk biaya ujian O Level, Uang Darmawisata (ke Tanjung Lesung),Uang buku pelajaran,fasilitas berupa : Loker,Internet 24 jam,Wi-Fi 24 jam,Komputer,Projector,dan A.C…Lalu kelas Internasional di sekolah kami mempunyai Lab Media sendiri…Pada tahun” berikutnya biaya yg harus dikeluarkan sekitar 24 juta pertahun…Memang kekurangan yg dialami oleh Kelas Internasional adalah kami masih harus belajar pelajaran Nasional seperti PKn,Penjas,Agama,B. Indo,dan Kesenian…
Bila kami mau menempuh ujian,ujian apapun itu(baik ulangan maupun ujian akhir semester atau Ujian Cambridge),Guru kami akan memberi tambahan tanpa memungut biaya sepeserpun,tapi guru itu akan diberi tambahan/bonus oleh Head Officer kami…Head Officer kami tidak akan meminta biaya sedikitpun untuk menggantikan uang itu…Kecuali anak bapak tidak llus dalam beberapa ujian O Level,Bapak akan dimintakan 800rb sebagai uang ujian,atau istilah kami Retake….
Thx….
Arnold, boleh saya tahu anda sekolah di sekolah international mana ? kebetulan anak saya no 2 mau masuk SMA… mungkin bisa jadi alternatif.
salam – Progoharbowo