Bersaing Sehat vs Team Work
Maret 26, 2008 oleh progoharbowo
Bersaing sehat ? ya, dalam benak kita bersaing sehat itu patut dilakukan agar kita dapat memaksimalkan kinerja seluruh karyawan…. dengan catatan karyawan berperilaku sportif dan etis. Tapi mungkinkah hal itu atau apakah itu pilihan terbaik dalam memotivasi karyawan ?
Persaingan memang sudah banyak ditanamkan dalam kehidupan kita, selain dalam dunia olahraga, permainan, juga di sekolah dengan sistem ranking. Persaingan cukup efektif memompa motivasi seseorang yang mempunyai need of achievement tinggi apalagi yang bersifat macchiavellianisme tinggi. Persaingan efektif melahirkan prestasi individu.
Yang menjadi persoalan, bagaimana di dunia kerja yang sistemnya cukup kompleks dimana ketergantungan satu sama lain cukup besar, dimana lebih dibutuhkan teamwork untuk mencapai tujuan bersama ?
Ada 2 masalah disini :
1. Memaksimalkan semua orang atau semua bagian dalam sistem yang kompleks adalah tidak mungkin. Karena hubungan antar komponen dalam sistem tidak selalu berkorelasi positif. Contoh klasik : hubungan service level dan inventory level, hubungan harga beli (purchasing) dan biaya keseluruhan (biaya produksi, rekayasa, retur, dll). Oleh karena itu niat membuat semua bagian maksimal justru bisa menghancurkan sistemnya karena ketidakselarasan.
2. Dalam hubungan yang kompleks, maka kerjasama sangat dibutuhkan. Bersaing apapun itu namanya…. mau bersaing sehat pun … tetap saja bersaing dan berlawanan dengan kerjasama. Dalam kerjasama dituntut pemahaman tujuan lebih besar, saling membantu, sharing dll. Bila tuntuan adalah bersaing, maka akan ada pemenang dalam persaingan tersebut… sebaliknya ada yang kalah ! Kerjasama adalah paradigma menang-menang bukan menang-kalah.
Nah bagaimana menurut anda ? bisakah keduanya berjalan bersama ? atau harus pilih salah satu ? Semua tergantung kompleksitas dan kesalingtergantungan sistemnya. renungkanlah, mana pilihan terbaik bagi anda …… setiap pilihan ada konsekuensinya…..


Good read! Thank you!