Kemarin saya kembali mengadakan pertemuan dengan WOTK kelas international dan alhamdulillah dihadiri oleh Wakil Kepala Sekolah. Apakah karena saya sudah menulis artikel yang cukup pedas di blog ini ( baca SMUN international bag 1 dan bag 2) ?. Wallahualam. Namun kini Ada secercah harapan bahwa pihak sekolah ingin memperbaiki kekurangan yang sudah-sudah. Namun hal ini masih dibutuhkan waktu untuk pembuktian dalam pelaksanaannya.
Kekurangan yang lalu seperti :
1. Transparansi dana …. dijanjikan akan dilakukan pertemuan khusus dan sekolah siap menyampaikan anggaran dan laporannya dalam waktu dekat.
2. Persiapan Ujian IGCSE Cambrige, ……akan lebih optimal dengan diintensifkannya pemahaman materi dan persiapan ujian :
-
-
12 kali pertemuan untuk pendalam materi IGCSE
-
9 kali try out ujian IGCSE
-
program peningkatan bahasa inggris serta try out ESL.
-
Diharapkan dengan program ini anak-anak akan mendapatkan pemahaman yang optimal dan lebih siap dalam menghadapi ujian yang akan diselenggarakan Mei ini.
3. Peningkatan kualitas guru….. ini belum jelas programnya. Tapi inputan kami (orangtua murid) terhadap kelemahan beberapa guru akan direspon secepatnya. Kami berharap ada langkah nyata dan cepat dalam menutup gap sasaran kualitas guru global dengan kondisi yang ada saat ini.
4. Dibangun sistem monitoring yang lebih baik dari sekolah terhadap perkembangan anak dan dikomunikasikan kepada orang tua murid.
5. Pihak sekolah berjanji akan lebih proaktif bila terjadi permasalahan belajar mengajar, tidak menunggu sampai dikomplain.
6. Komunikasi akan dijalin lebih intensif antara sekolah dan orang tua murid.
7. Kepala Sekolah bersedia bertemu dengan WOTK (waktu sudah disepakati).
8. Skedul Try out detail dijanjikan akan diberikan secepatnya kepada orang tua murid.
9. Mapping Sylabus Cambrige dan nasional yang diminta WOTK langsung diberikan setelah rapat…… menunjukkan sekolah sudah lebih responsif dan cepat dalam memfollow up sesuatu..
Kami sangat berharap janji-janji ini menjadi kenyataan, sehingga investasi orang tua yang sudah sangat tinggi (kami sudah invest tidak kurang dari 26 jt rupiah/anak/tahun) bisa mendapat return yang optimal.

