Seorang suami yang sangat mencintai dan dicintai istrinya karena suatu sebab yang luar biasa (tak direncanakan dan tak bisa dihindari) melakukan perselingkuhan ….Ia pun sangat menyesali dan sangat sedih karena telah melukai dan menghianati sang istri. Ia pun menjadi pemurung dan salah tingkah di depan istrinya yang tak tahu menahu….
Tentu saja sang istri heran dengan perubahan tingkah laku sang suami tercinta….maka ia pun bertanya dengan manis dan rasa sayang … “ada apa suamiku, adakah yang bisa aku bantu untuk menyelesaikan masalahmu ?”
Sang suami tentu saja makin bingung, menyesal dan sedih atas desakan pertanyaan istrinya…. apakah ia harus menceritakan aib ini ? atau ia simpan dan kubur sampai akhir hayat ….. ? Ia pun memilih untuk mengatakan “tidak ada apa-apa …hanya masalah di kantor, doakan agar masalah cepat selesai”.
Namun setelah menjawab dengan kebohongan tersebut, sang suami makin merasa bersalah dan uring-uringan…. makan tak enak, tidur pun tak nyenyak. Setelah cukup lama ia memendam dan mencoba mengubur lebih dalam, yang terjadi justru rasa sakit yang semakin mencuat ….
Setelah tersiksa cukup lama oleh dosa yang ia lakukan, Iapun akhirnya memutuskan untuk menceritakan kepada sang istri “kejadian” itu, karena ia merasa keterbukaan dan kejujuran adalah pilihan terbaik. Ia pun siap sudah menerima kemarahan sang istri….. tapi ia merasa inilah pilihan terbaik dan rasa tanggungjawab membuat ia siap menerima kemarahan sang istri. Di balik itu sang suami berharap istrinya mau memaafkan dan keadaan akan kembali seperti semula. Ia berharap diberi kesempatan untuk tidak mengulangi kesalahan dan menjadi suami yang lebih baik di masa datang.
Namun apa yang terjadi ? Sang istri yang menganggap kesetiaan adalah segalanya dalam hubungan suami-istri …. tak bisa menerima hal ini…..
Ia bukan hanya marah besar….. ia merasa ditipu habis-habisan, dikhianati, dan tidak dicintai oleh sang suami. Cintanya terhapus oleh konflik nilai kesetiaan yang merupakan prinsipnya dalam kehidupan berumah tangga …. Sang istri menuntut CERAI !
Siapa yang salah atau keterlaluan dalam hal ini ? istri atau suami atau keduanya ? Semoga tulisan ini menjadi bahan renungan baru hari ini


Yang menjadi pemicu masalah sih jelas sang suami
.
Dan yang agak keterlaluan pun mungkin dia juga, karena melakukan dua kesalahan, yaitu mengkhianati cinta sang istri dan merahasiakannya dalam jangka cukup lama.
Sang istri mungkin sangat mencintai suaminya sehingga ketika dikhianati dia merasa sangat sakit dan meminta cerai
.
Apa yang dilakukan sang istri itu adalah respon wajar.
Bagi saya sendiri, kisah ini adalah sebuah pelajaran berharga
.
wah analisis anda boleh juga…..
terimakasih ya
wah nyindir nich…..banyak yang mengalami tapi nggak bilang lho….nggak jujur, umpet-umpetan, bahkan di “lawan” serupa oleh istri….ada yang bubar, ada yang nyesal tapi kambuh lagi….kalo dua-duanya jadinya seru, tukar guling…..aneh kalo keduanya menyadari dan baikan, membiarkan sama-sama selingkuh, tapi tetep utuh…..ADA AKHIR YANG NGGAK SAMA DENGAN YANG LAEN ????buat yurisprudensi baru gitu….hueeheeehee,salam
Waktu saya menulis ini dan istri saya membaca…. dia langsung komentar : ” jangan-jangan pengalaman pribadi nih, awas ya…” hehehe semoga kita dijauhkan dari hal-hal yang dibenci oleh Allah…
Progo:
Seorang suami yang sangat mencintai dan dicintai istrinya karena suatu sebab yang luar biasa (tak direncanakan dan tak bisa dihindari) melakukan perselingkuhan ….
saya:
maksud perselingkuhan nya apa? apakah berhubungan badan (berapa kali pada saat kepepet?) atau hubungan asmara yang pasti butuh waktu lama? (tidak seperti hubungan badan yang cuma stengah jam)???
Kalo ini beneran… menurut saya mereka tidak benar-benar saling mencintai. Krn kalo cinta pasti saling memaafkan dan yang suami takkan mengulangi lagi….me maafkan memang sulit tapi lebih sulit lagi kalau meninggalkan orang yang paling kita cintai…. btw… kisah kadang lebih mudah dibahas daripada kenyataan… kenyataan jauh lebih berat tapi setelah semua bisa dilewati (tentu saja dengan dasar cinta) hubungan itu pasti jauh lebih baik…. dan saya banyak menemukan istri-istri dengan hati sedalam samudera (tak dapat ditebak) karena mau memaafkan perselingkuhan suaminya….
Good point mbak iin ! wah anda kayaknya termasuk yang punya hati sedalam samudra ya…. berbahagialah yang menjadi pasangannya mbak…..
tidak ada kata”tidak ada rencana atau tidak bisa di hindarkan”kalau seseorang telah melakukan pelanggaran,pasti akan terulang yg ke berikutnya.
karena perbuatan yg tidak di ketahui oleh orang lain ada ke nikmatan tersendiri maka dari dia akan mengulang lagi perbuatan.jangan coba2 bermain api,api itu panas!!!
sebelumnya saya juga masih bingung dengan makna kata selingkuh. mungkin untuk menanggapi masalah ini perlu di garis bawahi arti kata “selingkuh”.
kuakui memang anda lelaki hebat karena mau mengakui kesalahan,tetapi kalau menurut saya tidak semua kesalahan harus diceritakan karena kita harus melihat dulu dampaknya……………
yo yang salah suami, karena dia telah berbuat dosa. Kalau gugatan cerai dari istri itu juga hak dia, karena suaminya maksiat.
Sebaiknya suami tidak usah beritahu istri. Tapi beritahu ustadz atau tokoh ulama.
nilai, kebahagiaan mungkin dee dan marcell dah lama menemukannya. Keterbukaan dan kejujuran adalah segalanya… memahami dan tidak memahami hanya masalah waktu dan pilihan…
saya mengetahui hal tersebut dimasa2 awal pernikahan saya dan kami sedang berjuang untuk melewatinya….
setidaknya……… di muka bumi ini, pasti ada 1 yang kisah di atas riil…… btw….. kan ini bukan testinonial toh ??????
cinta yang sebenarnya mah beda dengan nafsu. setidaknya saya masih memahaminya begitu sederhana gini. karena klo kita menjaga hubungan batin dengan seseorang (katakan selingkuhan kita), setidaknya kita mau menjaga gak menghancurkan semuanya, termasuk diri kita. la wong cinta kok menghancurkan?????
tapi kenyataannya ada ya….. atas nama cinta menghancurkan masa depan selingkuhannya, masa depan istri ato kekasihnya, bahkan masa depannya sendiri. ketika ditanya? dia bilang, siapa yang nyana bakal ketahuan dan begini akibatnya……
hehehehe, lucu, kan sudah banyak kisah to. masak gak dijadikan pelajaran. malah ada yang bilang ke saya, “Ya prepare aja mbak. Klo ketauan, antara kami sudah sepakat “just a friend”.”
Kok bisa ya???? Gmn klo istrinya minta cerai seperti kisah di atas? atau suami selingkuhannya menceraikan pacar gelapnya itu. Wah wah wah……. Gmn yo anak2 mereka? Pasti ikut tersakiti oleh perbuatan orang yang mereka sangat kasihi dan hormati. Padahal anak2 ini gak ngerti apa2.
yawda…….. jadi ikutan bete
Maaf bung Progo……
Salam kenal dulu……
Tgl. 13 Agustus 2007 yang lalu merupakan hari terburuk dalam hidup saya. Hari itu terkuak bahwa suami saya yang kerja di luar kota ternyata punya pacar, dan hubungan mereka sudah terlalu jauh, bahkan pacarnya itu sempat hamil tapi digugurkan. Suami saya berjanji akan meninggalkan selingkuhannya itu. Tapi saya belum bisa percaya. Rasa sakit hati saya tidak bisa sembuh, bahkan sampai sekarang. Tapi saya juga tidak bisa berpisah dengan dia, karena saya sangat mencintainya. Setiap kali rasa sakit hati saya kambuh, kami selalu bertengkar. Suami saya bilang, bila suatu saat terjadi perpisahan antara kami, itu bukan karena dia selingkuh, tapi karena saya yang tidak bisa mengendalikan emosi yang disebabkan oleh rasa sakit hati saya. Mungkin dia memang benar. Tapi sampai sekarang saya masih trauma dengan peristiwa itu. Saya jadi sangat paranoid dengan sesuatu yang “berbau pacarnya” itu. Entah itu kesamaan nama, kota asal, postur tubuh, atau cara berpakaiannya. Sampai segitunya, saya jadi sangat benci pada setiap orang yang saya temui, yang ciri-cirinya mirip pacarnya. Terus terang saya jadi sangat tersiksa dengan kondisi psikis yang seperti ini.
aku mau sharing,kirim email ke aku ya…please…aku pengen sharing secepatnya sama mbak rina
Saya perjelas disini…..suami2 harap ikut andil dalam interogasi alat komunikasi seperti Notebook pribadi atau kantor, hp, terutama email pribadi ataupun email kantor maupun Chatting seperti YM, Skype, MSN dll yang digunakan sebagai sarana menuju selingkuh .
Saya pernah mendapati email kata kata kangen terhadap pasangan lain jenis yang memungkinkan kedekatan emosional ataupun fisik ….jadi harap anda suami-suami menanyakan password email kantor ataupun pribadi di dunia maya…apabila memang tidak ada nya unsur komunikasi lebih jauh ..sang istri akan segera memberikan password pribadi email maupun yang membuat rahasia istri tidak terungkap…….jadi waspadalah waspadalah…..kalo bisa datangi pc notebook tempat istri anda bekerja dan investegasi pc atau notebook tersebut izin terlebih dahulu…biasanya banyak sekali…hal hal yang diluar dugaan anda…..jadi siapkan hati anda untuk mengetahui rahasia selingkuh istri anda dalam komputer atau notebook kantor…..thanks.