Ma maaf saya selingkuh …..
Februari 1, 2008 oleh progoharbowo
Seorang suami yang sangat mencintai dan dicintai istrinya karena suatu sebab yang luar biasa (tak direncanakan dan tak bisa dihindari) melakukan perselingkuhan ….Ia pun sangat menyesali dan sangat sedih karena telah melukai dan menghianati sang istri. Ia pun menjadi pemurung dan salah tingkah di depan istrinya yang tak tahu menahu….
Tentu saja sang istri heran dengan perubahan tingkah laku sang suami tercinta….maka ia pun bertanya dengan manis dan rasa sayang … “ada apa suamiku, adakah yang bisa aku bantu untuk menyelesaikan masalahmu ?”
Sang suami tentu saja makin bingung, menyesal dan sedih atas desakan pertanyaan istrinya…. apakah ia harus menceritakan aib ini ? atau ia simpan dan kubur sampai akhir hayat ….. ? Ia pun memilih untuk mengatakan “tidak ada apa-apa …hanya masalah di kantor, doakan agar masalah cepat selesai”.
Namun setelah menjawab dengan kebohongan tersebut, sang suami makin merasa bersalah dan uring-uringan…. makan tak enak, tidur pun tak nyenyak. Setelah cukup lama ia memendam dan mencoba mengubur lebih dalam, yang terjadi justru rasa sakit yang semakin mencuat ….
Setelah tersiksa cukup lama oleh dosa yang ia lakukan, Iapun akhirnya memutuskan untuk menceritakan kepada sang istri “kejadian” itu, karena ia merasa keterbukaan dan kejujuran adalah pilihan terbaik. Ia pun siap sudah menerima kemarahan sang istri….. tapi ia merasa inilah pilihan terbaik dan rasa tanggungjawab membuat ia siap menerima kemarahan sang istri. Di balik itu sang suami berharap istrinya mau memaafkan dan keadaan akan kembali seperti semula. Ia berharap diberi kesempatan untuk tidak mengulangi kesalahan dan menjadi suami yang lebih baik di masa datang.
Namun apa yang terjadi ? Sang istri yang menganggap kesetiaan adalah segalanya dalam hubungan suami-istri …. tak bisa menerima hal ini…..
Ia bukan hanya marah besar….. ia merasa ditipu habis-habisan, dikhianati, dan tidak dicintai oleh sang suami. Cintanya terhapus oleh konflik nilai kesetiaan yang merupakan prinsipnya dalam kehidupan berumah tangga …. Sang istri menuntut CERAI !
Siapa yang salah atau keterlaluan dalam hal ini ? istri atau suami atau keduanya ? Semoga tulisan ini menjadi bahan renungan baru hari ini


Yang menjadi pemicu masalah sih jelas sang suami
.
Dan yang agak keterlaluan pun mungkin dia juga, karena melakukan dua kesalahan, yaitu mengkhianati cinta sang istri dan merahasiakannya dalam jangka cukup lama.
Sang istri mungkin sangat mencintai suaminya sehingga ketika dikhianati dia merasa sangat sakit dan meminta cerai
.
Apa yang dilakukan sang istri itu adalah respon wajar.
Bagi saya sendiri, kisah ini adalah sebuah pelajaran berharga
.
wah analisis anda boleh juga…..
terimakasih ya
wah nyindir nich…..banyak yang mengalami tapi nggak bilang lho….nggak jujur, umpet-umpetan, bahkan di “lawan” serupa oleh istri….ada yang bubar, ada yang nyesal tapi kambuh lagi….kalo dua-duanya jadinya seru, tukar guling…..aneh kalo keduanya menyadari dan baikan, membiarkan sama-sama selingkuh, tapi tetep utuh…..ADA AKHIR YANG NGGAK SAMA DENGAN YANG LAEN ????buat yurisprudensi baru gitu….hueeheeehee,salam
Waktu saya menulis ini dan istri saya membaca…. dia langsung komentar : ” jangan-jangan pengalaman pribadi nih, awas ya…” hehehe semoga kita dijauhkan dari hal-hal yang dibenci oleh Allah…
Progo:
Seorang suami yang sangat mencintai dan dicintai istrinya karena suatu sebab yang luar biasa (tak direncanakan dan tak bisa dihindari) melakukan perselingkuhan ….
saya:
maksud perselingkuhan nya apa? apakah berhubungan badan (berapa kali pada saat kepepet?) atau hubungan asmara yang pasti butuh waktu lama? (tidak seperti hubungan badan yang cuma stengah jam)???
Kalo ini beneran… menurut saya mereka tidak benar-benar saling mencintai. Krn kalo cinta pasti saling memaafkan dan yang suami takkan mengulangi lagi….me maafkan memang sulit tapi lebih sulit lagi kalau meninggalkan orang yang paling kita cintai…. btw… kisah kadang lebih mudah dibahas daripada kenyataan… kenyataan jauh lebih berat tapi setelah semua bisa dilewati (tentu saja dengan dasar cinta) hubungan itu pasti jauh lebih baik…. dan saya banyak menemukan istri-istri dengan hati sedalam samudera (tak dapat ditebak) karena mau memaafkan perselingkuhan suaminya….
Good point mbak iin ! wah anda kayaknya termasuk yang punya hati sedalam samudra ya…. berbahagialah yang menjadi pasangannya mbak…..
tidak ada kata”tidak ada rencana atau tidak bisa di hindarkan”kalau seseorang telah melakukan pelanggaran,pasti akan terulang yg ke berikutnya.
karena perbuatan yg tidak di ketahui oleh orang lain ada ke nikmatan tersendiri maka dari dia akan mengulang lagi perbuatan.jangan coba2 bermain api,api itu panas!!!