Awalnya saya ragu-ragu untuk membagi informasi ini, karena khawatir akibatnya bisa heboh. Tetapi karena informasi ini cukup penting dan tulisan ini didasari oleh niat baik penulis, maka … jadinya lillahi ta’ala saja.
Kemarin saya berbincang dengan rekan saya, menurut keterangannya data dari dokter di RS cukup terkenal di jakarta (anda bisa hubungi saya kalau penasaran) menyampaikan bahwa angka penyebaran HIV AIDS di Indonesia akhir-akhir ini meningkat kembali. Yang sangat mengkhawatirkan, pasien yang masuk rs tersebut dan didiagnosis terkena HIV AIDS akhir-akhir ini kebanyakan adalah ibu rumah tangga biasa. Pertanyaannya mengapa bisa menyebar di kalangan ibu rumah tangga biasa ?
Menurut keterangannya, angka penyebaran karena jarum suntik, narkoba dan prostitusi di Indonesia sudah cukup stabil tapi kok tiba-tiba angka penyebaran naik kembali dan ternyata banyak terjadi pada ibu rumah tangga. Sementara dari keterangan ibu rumah tangga yang mengidap HIV AIDS tersebut, rata-rata mereka rajin berkunjung ke salon untuk pedicure, medicure dan facial. Apakah memang ada hubungannya yang cukup kuat tentang hal ini ?
Mungkin para dokter dan pemerhati masalah kesehatan di Indonesia segera bisa mengkonfirmasikan hal ini. Bila memang ada potensi hubungan tersebut, sebaiknya pemerintah harus segera melakukan tindakan agar salon-salon kecantikan membangun sistem keamanan kesehatan bagi konsumennya, seperti menerapkan sistem hygiene dan sanitasi atau HACCP dan sejenisnya.
Sekali lagi, tulisan ini bukan menakut-nakuti dan semoga tidak membuat bisnis salon ambruk…. tetapi membuat bisnis salon semakin meningkatkan kualitasnya sehingga tidak menjadi faktor penyebar HIV AIDS seperti kabar dari RS tsb.
Untuk itu jangan bereaksi berlebihan, tapi mohon hati-hati kepada para ibu yang kerap sering mengunjungi salon agar lebih memperhatikan aspek hygiene dan sanitasi alat-alat yang digunakan. Tetaplah ke salon langganan……. karena hubungan salon dan HIV AIDS belum dibuktikan secara ilmiah, data-data juga belum jelas dan lengkap….. jadikan informasi ini untuk feedback bagi salon kesayangan ibu-ibu.
Semoga tulisan ini lebih banyak manfaatnya daripada mudharatnya…


mang situ kerjaanya apa sih segitu repotnya, sok tau bangetsih jangan ngarang deh salon jelas2 menjaga kebersihanya dan lebih tau akan kebersihan stril alat2 selalu di lakukan. mungkin anda datang kesalon kumuh kali sehinga anda nilai bisa di sama ratakan kayak gitu. mungkin juga anda pernah bisnis salon trus bangkrut jadinya jelekin salon orang. mestinya sebelum ngomong selidikin dulu kebenaranya jangan hanya mengandalkan rumor gak jelas tolol. memang kesalon kegemaran ibu2 atu para wanita senantasa menjaga kecantikanya, yang perlu di tanyakan juga si suminya dong mungkin dia juga sering main di luar jajan itu kemungkinanya lebih besar klo salon saya rasa tidak ada hubunganya. coba situ datang kesalon tapi jangan salon murahan pasti tau keadanya bagaimana